UKM Diharap Manfaatkan Aplikasi Qulakan | Pasific Pos.com

| 10 December, 2019 |

Amadea Sampepadang selaku fasilitator RKB saat member materi (foto:iis) Amadea Sampepadang selaku fasilitator RKB saat member materi (foto:iis)

UKM Diharap Manfaatkan Aplikasi Qulakan

Papua Selatan Penulis  Kamis, 29 Agustus 2019 15:54 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Rumah Kreatif BUMN (RKB) Merauke gencar mensosialisasikan aplikasi ‘Qulakan’ yang merupakan aplikasi pos yang akan mencatat semua aktifitas keuangan semacam aplikasi kasir. Aplikasi ini dapat dengan mudah didownload melalui handphone dan sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha terutama kalangan UKM. “Aplikasi ini semacam aplikasi kasir sehingga kita dapat mencatat jumlah barang yang kita punya lalu jika ada yang membeli juga dapat tercatat.

Termasuk total pembelian, jumlah kembalian, jumlah pembayaran dan bisa dikonekkan dengan printer,”jelas Amadea Sampepadang selaku fasilitator saat ditemui ARAFURA News di kantor RKB belum lama ini. Lebih lanjut Amadea menjelaskan, aplikasi tersebut sudah cukup lama diluncurkan dan hingga sekarang masih terus dikembangkan. Untuk di Kabupaten Merauke sudah cukup banyak UKM yang mulai menggunakan Kulakan karena dinilai sangat efektif.

Di antaranya perajin kulit buaya yang sudah menggunakan mengingat aplikasi ini secara otomatis dapat merekap semua kegiatan keuangan yang berjalan. Jika suatu saat nanti pemilik usaha ingin mengecek kembali maka tinggal mendownload. Diakui butuh kemampuan dalam hal IT untuk bisa menggunakan aplikasi ini sehingga belum semua UKM dapat menerapkannya.

“Pasalnya tidak semua UKM sudah menggunakan smartphone namun diharapkan secara bertahap pelaku usaha ke depan sudah dapat menggunakan aplikasi Kulakan ini. Apalagi sekarang sudah masuk era digitalisasi sehingga kitapun harus bisa menyesuaikan, jadi dari yang konvensional kita dapat beralih kepada yang modern bahkan hingga tingkat global,”pungkasnya.

Dibaca 75 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.