Bappeda Akan Keliling Pantau Venue PON 2020 | Pasific Pos.com

| 21 September, 2019 |

Yohanis Walilo Yohanis Walilo

Bappeda Akan Keliling Pantau Venue PON 2020

Info Papua Penulis  Kamis, 22 Agustus 2019 20:12 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua dalam waktu dekat akan keliling 10 kabupaten dan kota se Papua, untuk memantau langsung progres pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Yohanis Walilo kepada wartawan disela-sela Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan Venue dan Inftrastruktur PON di Jayapura, Kamis (22/8/2019).

Jadi, rapat teknis ini kami ingin mendengar semua progres pembangunan yang dikerjakan baik yang bersumber dari dana APBD Provinsi, Kabupaten/Kota maupun APBN,” ujarnya

Ia mengatakan, rapat teknis ini, semua perwakilan dari masing-masing klaster hadir, maupun kabupaten penyengga. Dengan demikian, dari laporan progres pembangunan venue, kita akan bentuk tim untuk turun ke lapangan.

“dalam waktu dekat kita akan turun ke lapangan, tentu semua pihak akan kita libatkan, seperti KONI Papua, PB PON, dinas terkait maupun DPR Papua,” katanya.

Mantan Sekda Jayawijaya ini menambahkan, dari hasil pantauan dilapangan, pihaknya akan membuat laporan kepada Gubernur Papua. Sehingga, dalam pertemuan dengan Presiden nanti terkait pelaksanaan PON di Papua, bapak Gubernur dapat melaporkan progres sesuai data yang kami lihat di lapangan.

“kalau dari laporan Dinas Olahraga, Dinas PUPR Papua maupun Kementerian PUPR, proses pembangunan terus dilakukan, dan semua venue ditargetkan rampung bulan Juni dan Juli 2020,”ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) PB PON Papua, Elia Loupatty, mengapresiasi Kementerian PUPR maupun Dinas PU Papua dan Disorda yang terus berusaha membangunan venue PON di Papua.

Dikatakan PB PON melalui bidang-bidang lainnya pun sedang bekerja keras untuk mensukseskan ivent nasional empat tahunan tersebut.

Loupatty mencontohkan bidang Transportasi yang dikoordinasikan langsung oleh Dinas Perhubungan. Dimana, dari hasil rapat koordinasi, Kementerian Perhubungan akan membantu Papua 800 unit bus lengkap dengan sopirnya.

“bus yang akan didatangkan nantinya adalah bus besar, yang nantinya akan didroping ke sejumlah Kabupaten yang menjadi tempat Venue PON, kecuali Wamena, nanti kita pikirkan bagaimana, karena pesawat tidak bisa angkut bus ke sana,”jelasnya.

 

Dibaca 66 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.