Gangguan Jaringan, Pelayanan Kependudukan di Kabupaten Jayapura Tersendat | Pasific Pos.com

| 21 September, 2019 |

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Jayapura, Herald Berhitu, S.Pd., MM. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Jayapura, Herald Berhitu, S.Pd., MM.

Gangguan Jaringan, Pelayanan Kependudukan di Kabupaten Jayapura Tersendat

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 21 Agustus 2019 21:16 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Pelayanan dokumen kependudukan, baik itu KTP Elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan (Disdukcapil) Kabupaten Jayapura mengalami gangguan. Hal ini sudah terjadi sejak tanggal 5 Agustus 2019 lalu. Akibatnya, pencetakan atau penerbitan dokumen kependudukan masih tertunda.

“Kita di Kabupaten Jayapura tidak bisa mencetak seluruh dokumen kependudukan, termasuk KTP-el dan KK karena gangguan jaringan sejak tanggal 5 Agustus lalu,” ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Jayapura, Herald Berhitu, S.Pd., MM., ketika dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya, Rabu (21/8) sore.

Herald mengungkapkan, gangguan terjadi lantaran jaringan koordinasi di pusat terputus. Sehingga untuk melakukan pencetakan KTP-el maupun penerbitan KK tidak bisa dilaksanakan. Menurut Herald, putusnya jaringan dari pusat itu belum diketahui penyebab pastinya.

“Karena ini terjadi tiba-tiba dan kita tidak tahu ada gangguan kah atau apakah kita juga masih belum dapat informasi. Tapi, kita sudah laporkan kesana dan kita masih menunggu hingga saat ini,” paparnya.

“Yang jelas pemutusan jaringan koordinasi itu sejak 5 Agustus 2019 lalu, dan setelah itu kita sudah layangkan surat pemberitahuan kesana. Bahkan mengirim pesan elektronik lewat grup WA (Whatssapp) untuk Capil wilayah timur itu kita juga sudah kasih tahu. Nah, kita masih menunggu kapan bisa dibereskan jaringan koordinasi yang terputus dari pusat ini juga kita belum tahu,” jelas Herald menambahkan.

Herald menyebutkan, gangguan jaringan ini hanya terjadi di Kabupaten Jayapura, namun wilayah Kota Jayapura tidak mengalami hal yang sama.

“Ya, saya juga disampaikan oleh teman-teman (terkait pelayanan di Disdukcapil Kabupaten Jayapura tertunda yang viral di medsos), tetapi saya bilang itu karena mereka tidak tahu saja. Inikan jaringan dari pusat yang terputus. Ada yang katakan, bahwa kenapa satu daratan dengan kota (Pemkot Jayapura) kok bisa gangguan. Kalau ini masalahnya lain, karena yang diputuskan itukan hanya kita punya jaringan koordinasi ke pusat itu saja,” sebutnya.

Tidak hanya KTP-el, gangguan jaringan juga berpengaruh terhadap pembuatan dan pencetakan Akte Kelahiran, Kartu Kelahiran (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA).
“Pelayanan disini kita selalu siap sedia. Kalau perekaman KTP-el inikan bisa dilakukan, namun untuk ke pusat itukan perlu koordinasi seperti harus mendapatkan nomor induk kependudukan (NIK) maupun nomor KK, yang mana semua itu dari pusat,” imbuhnya.

Dirinya juga menjelaskan kalau perekaman KTP-el maupun membuat KK dan Akte bisa. Tetapi untuk mencetak atau menerbitkan itu belum bisa.

"Jadi, untuk sementara ini kita pakai surat keterangan (Suket) saja, apalagi kan ada database. Kalau ada orang yang datang kan kita bisa buka database, apakah memang betul dia penduduk di Kabupaten Jayapura atau tidak. Kalau memang penduduk di kabupaten sini, ya kita kasih surat keterangan untuk pengganti KTP-el, KK dan Akte,"terang Herald

Namun begitu, laporan mengenai persoalan itu sudah disampaikan ke Pemerintah Pusat. Diharapkan, dalam waktu dekat pelayan pembuatan administrasi kependudukan dapat kembali normal.

Meski mengalami gangguan pada jaringan koordinasi dari pusat, Herald menyebut pelayanan di Kantor Disdukcapil Kabupaten Jayapura tetap berjalan seperti biasa. Pihaknya tetap melayani kebutuhan administrasi warga Kabupaten Jayapura.

Walaupun belum ada jawaban yang pasti dari pusat terkait gangguan jaringan koordinasi ini, pihaknya tetap melakukan pelayanan lokal.

"Artinya, pelayanan yang bisa dilakukan kita tetap layani seperti perekaman KTP-el, pendaftaran pembuatan KK maupun orang yang mau lakukan pencatatan sipil juga kita layani. Tapi, untuk pencetakan dan penerbitan KK maupun KTP-el itu yang belum bisa. Jadi, kita tetap terima warga punya berkas nanti setelah online baru beralih ke pusat,” tukas Herald.

Dibaca 79 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.