Mahasiswa Papua Akan Dipulangkan | Pasific Pos.com

| 21 September, 2019 |

Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP. MH Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP. MH

Mahasiswa Papua Akan Dipulangkan

Headline Penulis  Selasa, 20 Agustus 2019 19:24 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua rencananya bakal pulangkan seluruh mahasiswa yang sementara melakukan studi di luar Papua.

Hal ini ditegaskan Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP. MH kepada wartawan usai sertijabat pejata eselon II dan III di Gedung Negara, Selasa (20/8).

“Di NKRI kalau ada rasisme seperti itu, kita pasti tarik semua mahasiswa di Indonesia, Bhineka Tunggal Ika ada tapi masih ada hal seperti itu, Indonesia sudah 74 tahun merdeka tidak bisa seperti itu,” Tegas Lukas Enembe.

Enembe menilai jika Indonesia sudah tidak aman bagi masyarakat Papua terutama bagi mahasiswa Papua, maka semua mahasiswa tersebut akan ditarik kembali ke Papua.

“Jadi kalau Indonesia tidak aman bagi kita, saya mau tarik semua mahasiswa Papua yang ada di luar, saya bicara dengan Gubernur Papua barat tadi agar mereka datang ke sini (Papua-red) kita membahas untuk menampung mahasiswa di Uncen dan Unipa Manokwari,” Terangnya.

“Saya tarik semua kesini, mereka tidak boleh hidup di NKRI, karena ada ancamana terus, ada rasisme terus,”

Disinggung mengenai adanya permintaan maaf terhadap masyarakat Papua, Lukas Enembe mengaku, permintaan maaf tidak bisa sesederhana itu disampaikan, sebab masalah Papua sangat rumit.

“Tidak bisa sesederhana seperti itu, Papua bukan model seperti itu, ini masalah sudah rumit, rasisme sudah terjadi bertahun tahun kepada mahasiswa Papua di Jawa, jadi tidak semudah itu minta maaf,” Tegasnya.

Sebab kata Lukas Enembe ujaran rasisme bukan baru kali ini tetapi sudah sering terjadi sejak zaman Gubernur Alm. Salossa bahkan pemain sepak bola sudah sering mendapat ujaran rasisme tersebut.

“Masalah yang dihadapi masyarakat Papua, masalah yang sangat berbahaya.Tidak bisa menyederhanakan, Mace Pace diungkapkan pada saat ada di para para adat, seharusnya Presiden meminta orang – orang memprovokasi untuk ditangkap. Itu baru benar, sudah tau masalah Papua masalah urgent mereka masih begitu, tidak boleh,” Katanya lagi.

Sementara untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di Surabaya, Pemerintah Provinsi Papua telah membentuk tim untuk berangkat di Jawa Timur. “Tim sudah dibentuk untuk berangkat ke Jawa Timur, Sekda dengan rombongan akan ke Jawa Timur,” ucap Enembe.

Dibaca 128 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.