Pratu Sirwandi Korban Penembakan Di Mbua Meninggal Dunia | Pasific Pos.com

| 13 November, 2019 |

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol  Eko Daryanto Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Eko Daryanto

Pratu Sirwandi Korban Penembakan Di Mbua Meninggal Dunia

Headline Penulis  Minggu, 18 Agustus 2019 11:49 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Pratu Sirwandi anggota Yonif RK 751/VJS korban penembakan Kelompok Sipil Separatis Bersenjata meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, Minggu (17/8) pukul 21.35 WIT.

Pratu Sirwandi menjadi korban penembakan saat terjadi penghadangan oleh KKSB di distrik Mbua kabupaten Nduga pada Jumat (16/8) lalu. Sirwandi mengalami luka tembak pada bagian paha kiri tembus ke pinggang.

Pratu Sirwandi sempat menjalani dua kali operasi dan menjalani perawatan di ruang ICU RSUD Wamena.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Eko Daryanto dalam keterangan tertulisnya mengatakan, rencana hari ini, Minggu (18/8) almarhum Pratu Sirwandi akan dibawa ke Jayapura dan selanjutnya akan disemayamkan di Batalyon 751/R.

Selanjutnya almarhum Pratu Sirwandi akan diberangkatkan ke kampung halaman di Lombok NTB pada keesokan harinya.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryatno dalam kronologis kejadian mengatakan penembakan terjadi sekitar pukul 15.30 WIT, saat dua unit kendaraan jenis Hilux memuat 12 anggota mendapat tembakan sporadik dari dua arah.

Ketika itu rombongan kendaraan berada di KM 39 Jalan Trans Wamena – Habema.

‘’Saat itu, baru selesai mengantar logistic dan mendapat tembakan sporadis dari Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) yang diduga pimpinan Egianus Kogoya di sekitar Km 39 jalan Trans Wamena – Habema,’’ jelas Kapendam Eko.

Menurut laporan yang diterima, tembakan berasal dari dua arah yaitu ketinggian dan lembah yang berada di kanan dan kiri jalan.

Dalam posisi terjepit sejumlah 12 personel TNI yang bertugas mengawal konvoi segera turun meninggalkan kendaraan dan bereaksi dengan membalas tembakan. Kontak tembak berlangsung selama kurang lebih 20 menit.

Tembakan balasan dari para personel TNI membuat kelompok tersebut melarikan diri. Setelah medan berhasil dikuasai, 2 prajurit TNI dilaporkan menderita luka tembak. Pratu Pànji tertembak pada bagian lengan kiri dan Pratu Sirwandi tertembak pada paha kiri.

Dibaca 139 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX