PON 2020 Akan Dibahas Dengan Presiden Jokowi | Pasific Pos.com

| 21 September, 2019 |

Gubernur Papua, Lukas Enembe Gubernur Papua, Lukas Enembe

PON 2020 Akan Dibahas Dengan Presiden Jokowi

Headline Penulis  Jumat, 16 Agustus 2019 21:43 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua, akan dibahas dengan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat di Jakarta.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua, Lukas Enembe kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat kemarin.

Menurutnya, pihaknya akan meminta petunjuk Presiden terkait perlukah PON yang direncanakan akan digelar pada Oktober 2020 mendatang, ditunda pelaksanaannya.

"Kami beberapa waktu lalu bertemu Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erik Thohir dan dia mengatakan asian games saja bisa tunda apalagi PON. Kita mau ketemu presiden untuk evaluasi, karena kita evaluasi pelaksanaan pembangunan sampai berapa persen kemudian kita beli alat peralatan harusnya satu tahun sebelumnya, kapan kita belanja? Sementara kita mau pinjam di asian games saja sudah tidak ada,"ujar Gubernur

"Rencananya tanggal 19 agustus, kita mau ketemu presiden untuk bicarakan ini, karena ini agenda nasional bukan agenda daerah. Jadi Presiden bisa dengan kabinet baru. Inpres PON saja, sekarang baru masuk di ibu Puan Maharani (Menko PMK). Jadi kita mungkin minta waktu, kalau Jokowi setuju yah mungkin ditunda ke 2021 atau 2022," jelas Gubernur.

Lanjutnya, untuk PON saja kita masih butuh anggaran Rp 4 triliun untuk biaya penyelenggara, kecuali negara mau turun tangan,"keluhnya

Selain perhelatan PON, Provinsi Papua juga akan menjadi tuan rumah beberapa agenda nasional seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Oktober 2019 dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2020 mendatang. Ini pun dikeluhkan Gubernur karena terkendala anggaran.

"Anggaran Popnas dan Porwanas, ini dapat uang dari mana? Tapi pastinya kita akan bicarakan lagi terkait ini dengan pusat,"kata gubernur

Menambahkan pernyataan Gubernur, Sekda Papua, Hery Dosinaen mengungkapkan untuk peralatan pertandingan PON, instrumen awalnya Gubernur telah meminta kepada Menpora dan sudah menjanjikan kepada Gubernur beserta ketua DPR dan seluruh jajaran wakil gubernur, yaitu bahwa semua instrumen yang dipakai saat Asian Games akan dihibahkan ke Provinsi Papua "Ternyata setelah kita konsolidasi dengan Kemenpora, alat-alat tersebut sudah diinstruksikan ke setiap cabor, sehingga sangatlah tidak mungkin akan mengembalikan dan juga kondisi alat-alatnya juga pasti tidak memenuhi syarat dan ketika kita konfirmasi ke pengurus cabor itu menjadi milik mereka,"ungkap Hery

Inilah yang kemudian menjadi tantangan, oleh karenanya, lanjut Hery, hingga saat ini Gubernur meminta untuk dilakukan evaluasi secara total semua persiapan PON termasuk instrumen-instrumen, akomodasi yang nantinya akan disampaikan saat pertemuan dengan Presiden

"Segera mungkin Gubernur akan memberikan laporan kepada Presiden terkait iven nasional ini. Meski begitu tentunya pemerintah Provinsi Papua, Koni, PB Pon, dan seluruh masyarakat Papua harus siap untuk PON ini tetap berlangsung di tanah Papua," tegas Hery

Dibaca 92 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.