Seorang Guru Ditemukan Tewas Mengenaskan di Padang Bulan | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

Korban ketika dievakuasi dari lokasi kejadian Korban ketika dievakuasi dari lokasi kejadian

Seorang Guru Ditemukan Tewas Mengenaskan di Padang Bulan

Kriminal Penulis  Rabu, 14 Agustus 2019 20:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Rusli Pria berusia 56 tahun yang keseharian sebagai guru di salah satu sekolah menengah atas di kota Jayapura, ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh sudah mulai membusuk, di jalan Alternatif Perumnas IV ke Perum Graha Yotefa Perumnas 2 Distrik Heram, Rabu (14/8) pagi pukul 10.00 WIT.

Korban pertama kali ditemukan oleh Rimun Sawor, dimana saat itu saksi hendak ke kampus dengan berjalan kaki dari Blok D Gunung menuju ke arah Graha Yotefa, setibanya didekat saluran air, saksi mencium aroma tidak sedap, sehingga saksi langsung mencari sumber bau dan mendapati ada mayat di dalam saluran air. Setelah melihat hal tersebut saksi langsung pergi melaporkan kejadian tersebut dan selanjutnya menghubungi call center Polsek Abepura.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas ketika Dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, dimana saat ini kasus tersebut telah ditanamkan oleh Sat Reskrim Polres Jayapura Kota.

"Iya benar ada temuan mayat yang diduga sebagai korban pembunuhan," ungkapnya ketika dikonfirmasi, Rabu (14/8).

Kata Gustav, dugaan kuat korban telah meninggal lebih dari satu hari mengingat kondisi jenazah korban sudah dalam keadaan membusuk serta mengeluarkan aroma tidak sedap.

"Ketika dievakuasi dari lokasi kejadian kondisi jenazah sudah bengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap diperkirakan jenazah korban sudah tiga hari di TKP," ungkapnya.

Ia menduga jenazah tersebut merupakan korban dari kasus pencurian disertai kekerasan, mengingat dari hasil visum terdapat luka tusukan benda tajam dibagian dada korban. Selain itu motor serta handphone milik korban tidak ditemukan saat dilakukan olah tempat kejadian perkara

"Ada luka tusuk di dada sebelah kiri, dugaan sementara merupakan korban curas, namun kasus ini kami akan dalami lagi," tutur Gustav

Mantan Kapolres Jayapura ini pun menambahkan atas temuan jenazah yang diduga merupakan korban curas pihaknya akan melakukan penyidikan dan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku dari aksi tersebut.

"Kami masih akan dalami supaya bisa mengungkap siapa pelaku pembunuhan," tegasnya.

Dibaca 95 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX