Wali Kota Jayapura Lepas Peserta Ekspedisi Kerukunan Merah Putih Ke-3 2019 | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada salah satu peserta EKMP Ke-3 2019 Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada salah satu peserta EKMP Ke-3 2019

Wali Kota Jayapura Lepas Peserta Ekspedisi Kerukunan Merah Putih Ke-3 2019

Kota Jayapura Penulis  Rabu, 14 Agustus 2019 18:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano secara resmi melepas team Ekspedisi Kerukunan Merah Putih Ke-3 di lapangan upacara kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (14/8/19).

Peserta EKMP yang akan melakukan perjalanan selama dua hari menyusuri kawasan penyangga cakar alam pegunungan cycloop sampai Kabupaten Sentani dalam rangka Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 dan Hari Pramuka ke-58 2019.

"Kalau ada yang menebang pohon, tegur mereka dengan sopan, santun. Kita dapat menebang pohon tapi untuk menanam kembali, itu susah. Maka itu saya katakan, kalau tidak menanam, jangan menebang. Inilah pesan saya saya pada kegiatan EKMP kali ini," ujar Benhur.

Menurut Benhur, sumber daya air di Kota Jayapura sudah kering (kampwolker, cycloop, dan entrop). Untuk itu, hutan harus dilestarikan agar memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Jayapura.

"Belum terlambat untuk menyelematkan bumi kita ini khususnya Kota Jayapura. Yang saya takutkan kalau musim kemarau panjang maka sumber air kita akan habis.

"Bapak berdo'a agar dalam perjalanan nanti, ada kekompakan supaya tiba dengan selamat. Kembali kerumah masing-masing dalam keadaan selamat. Mari kita selamatkan bumi dan air kita," jelasnya.

Ketua CPA Hirosi Papua, Marshal Suebu, yang juga sebagai ketua panitia EKMP Ke-3 2019, menyatakan kegiatan dimaksud diikuti sejumlah 103 orang dari 10 komunitas.

"Ekpedisi itu adalah perjalanan dengan kerukunan dibawah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini menjadi hal yang sangat penting untuk dikumandangkan di Papua agar generasi terus mencintai Indonesia, mencintai kerukunan, dan alam," ujarnya.

Diakui Marshal, EKMP kali ini juga sebagai upaya penyelamatan pegunungan cycloop. Selain itu, juga akan dilakukan penanaman sejumlah 400 tanaman (tidak hanya menanam tapi juga menanam, memelihara dan memanen).

Sebelumnya EKMP pertama sudah mendaki puncak gunung mahameru di Jawa Timur, EKMP kedua di puncak cycloop dalam rangka haru gunung internasional 2018.

Dibaca 67 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.