Pemantauan Kesehatan Remaja di Kota Jayapura Belum Maksimal | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari

Pemantauan Kesehatan Remaja di Kota Jayapura Belum Maksimal

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Rabu, 14 Agustus 2019 17:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, permasalahan pelayanan kesehatan di Kota Jayapura, Papua khususnha usia remaja terdapat pada pemantauannya yang masih belum maksimal.

"Kadang-kadang yang tercapai angkannya masih rendah. Kami tidak menganalisis itu, kami tidak tau persoalan kamk dimana,.padahal kami sudah gencar melakukan pelayanan dan sosialisasi," tuturnya di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (14/8/19).

Menurutnya, pemantauan atau monitoring harus betul-betul kuat lagi sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih baik sebab bila tidak dipantau dengan baik maka berjalannya tidak maksimal.

"Saya rasa untuk kesehatan di Kota Jayapura pemantauan masih belum baik, dan pengenalan program sejauh mana, itu juga masih harus ditingkatkan," ujarnya.

Dicontohkan, seperti program pelayanan kesehatan reproduksi remaja, yang masih harus ditingkatkan lagi agar remaja bisa terhindar dari perilaku yang bisa merugikan diri sendiri, seperti seks bebas.

"Kalau kita berpikir kespro ini harus dikembangkan di puskesmas harus dibuat bertahap. Itu kurangnya masih di kami untuk mengenali program itu tentu butuh keberlangsungan," ungkapnya.

Diakuinya, saat ini Dinas Kesehatan Kota Jayapura terus melakukan pembenahan dalam pelayanan sesuai dengan standar pelayanan minimal (SPM). Pasalnya, kata Ni Nyoman, permasalahan kesehatan remaja sangat banyak, diantaranya perkembangan fisik dan motorik, perkembangan kognitif dan bahasa serta sosial, moralitas dan keagamaan.

"Tetap saya berproses karena bagaimanapun reformasi mental peningkatan kapasitas petugas saya yang ada untuk mengajak atau persoalan menganalisis persoalan di lapangan itu kita bisa menemukan apa yang harus kita lakukan ke depan sebab kalau perencanaan tidak aware maka perencanaan itu bisa salah. Jadi, saya berharap pembenahan demi pembenahan bisa kita lakukan," katanya.

Banyak tempat pelayanan kesehatan di Kota Jayapura, seperti Puskesmas, dokter praktek, dokter praktek gigi mandiri, kemudian apotek swasta, rumah sakit yang ada di Kota Jayapura dan pelayanan rujukan.

"Kalau kita memikirkan secara global banyak termaksud semua penyedia pelayanan kesehatan di Kota Jayapura termaksud rencana kami untuk bekerjasama dengan pos pamtas untuk pelayanan kesehatan di perbatasan Papua dan Papua Nugini," ujarnya.

Dibaca 25 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX