Wabup:Poltekes Telah Berkontribusi Nyata | Pasific Pos.com

| 17 November, 2019 |

Para wisudawan saat menyimak sambutan (foto:iis) Para wisudawan saat menyimak sambutan (foto:iis)

Wabup:Poltekes Telah Berkontribusi Nyata

Papua Selatan Penulis  Rabu, 14 Agustus 2019 17:46 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Wakil Bupati Merauke, Sularso, SE mengemukakan bahwa Poltekes Jayapura telah melakukan langkah yang nyata dan berkontribusi dalam membantu menyelesaikan salah satu persoalan utama yang dihadapi oleh bangsa ini, yaitu menyiapkan generasi muda yang mampu berdiri di atas kaki sendiri, berkualitas serta yang sehat dan setia kepada Pancasila dan NKRI. Kontribusi nyata itu terwujud dengan diwisudanya 162 lulusan Poltekes Kemenkes Jayapura (DIII Keperawatan, RPL Perawat, Bidan dan Farmasi Kelas Merauke dan Mappi TA 2018/2019.

Menurut Wabup, terselenggaranya acara wisuda tersebut juga menjadi bentuk kesungguhan dan partisipasi semua pihak demi mewujudkan negara yang kuat yang dibangun dengan menyiapkan SDM, sejak di dalam kandungan hingga lahir dan tumbuh besar menjadi sosok yang siap untuk bersaing. “Sekarang kita tidak bisa lagi meminta, meminta dalam arti luas di segala aspek. Tapi yang bisa kita lakukan adalah selalu bekerja dan berusaha. Contohnya acara wisuda kali ini, sebenarnya baru awal dari setiap tahapan yang harus kita lakukan agar bisa menjustice diri kita sebagai pelayan dan aparatur sipil negara,”ujar Wabup di hadapan peserta wisuda di Swiss-Belhotel Sabtu lalu. Lebih lanjut ia mengungkapkan, secara legalitas formal maka para wisudawan sudah dinyatakan lulus uji materi dan sekarang seberapa besar persiapan kita untuk dapat mengisi formasi di bidang kesehatan. Perlu diketahui bahwa di dalam penerimaan aparatur sipil negara yang belum lama ini dilakukan, salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai tenaga kesehatan harus memiliki surat keterangan lulus uji kompetensi. Jika tidak memiliki surat tersebut maka saat tahapan administrasi pasti sudah gugur. Sama halnya dengan guru, jika tidak memiliki sertifikasi maka belum dapat disebut guru.

Dibaca 75 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.