Pemkab Jayapura Bakal Terapkan Pembayaran dan Pemungutan Pajak Online | Pasific Pos.com

| 19 October, 2019 |

Suasana Sosialisasi Perbup Jayapura Nomor 26 tentang Pemungutan dan Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah Secara Online yang Diselenggarakan Oleh Bappenda Kabupaten Jayapura, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (13/8) pagi. Suasana Sosialisasi Perbup Jayapura Nomor 26 tentang Pemungutan dan Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah Secara Online yang Diselenggarakan Oleh Bappenda Kabupaten Jayapura, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (13/8) pagi.

Pemkab Jayapura Bakal Terapkan Pembayaran dan Pemungutan Pajak Online

Kabupaten Jayapura Penulis  Selasa, 13 Agustus 2019 23:28 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Dari Acara Sosialisasi Perbup Jayapura Nomor 26 Tahun 2019 Tentang Pemungutan dan Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah Secara Online

 

SENTANI - Dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura akan memberlakukan sistem pembayaran dan pemungutan pajak dan retribusi daerah secara online.

Olehnya sebagai tahap awal, Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura melakukan Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Jayapura Nomor 26 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah Secara Sistem Online, yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekda Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna S. Hikoyabi, S.Pd., M.KP., yang dihadiri 50 pelaku usaha atau pengelola restoran, hotel dan rumah makan yang ada di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.
Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theophilus H. Tegay mengatakan, sosialisasi ini dimaksudkan sebagai pertemuan untuk memberikan pemahaman terkait mekanisme pembayaran dan juga pemungutan pajak yang akan diterapkan saat ini.

“Dengan dilakukannya sistem pembayaran dan pemungutan pajak maupun retribusi daerah secara online, maka sifatnya akan lebih transparan dan juga akuntabel. Bahkan langkah ini akan sangat mendorong peningkatan pendapatan daerah ke depan,"ujar pria yang akrab disapa Theo.

Tujuan dari sosialisasi kali ini, kata Theo untuk transparansi pembayaran pajak hotel dan restoran oleh pengelola atau pelaku usaha restoran dan hotel kepada pihak pemerintah daerah.

"Itu sudah harus dilakukan secara online Sehingga tadi pada saat penyampaian materi ya kita sampaikan bahwa kita tidak butuh apa-apa namun nilai kejujuran yang penting sekali disini. Siapapun manusia, tapi kalau tidak ada nilai kejujuran itu saya pikir semua itu percuma. Nah, itu yang tadi kami sudah coba bangun komitmen tersebut dan terima kasih sudah ada sebagian besar yang sudah mereka pahami,” bebernya.

Pria yang akrab disapa Theo ini menyebutkan, pihaknya mempunyai target untuk pajak hotel sekitar Rp 2 miliar dan pajak restoran sekitar Rp 6 miliar di tahun 2019 ini. Adanya sosialisasi ini tentunya di akhir tahun 2019 ini sudah ada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sisi pajak hotel dan restoran.

“Itulah sasaran akhir yang disampaikan oleh KPK RI. Kalau tidak ada kenaikan, ya kita pasti ditegur oleh KPK. Karena sudah ada penandatanganan MoU dengan KPK, yang bertujuan untuk membantu kita di Pemkab Jayapura untuk peningkatan PAD,” aku Theo

Sosialisasi pembayaran dan pemungutan pajak dan retribusi daerah secara online ini juga sebagai tindak lanjut dari hasil perjanjian kerjasama yang dilakukan antara Pemkab Jayapura dalam hal ini Bappenda Kabupaten Jayapura dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Wilayah Papua dan Papua Barat.

“Ya, sesuai ketentuan baik itu UU Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan juga Peraturan Bupati Jayapura Nomor 26 tahun 2019 tentang Pemungutan dan Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah secara sistem online. Sera supervisi yang dilakukan oleh Korpsusga KPK RI Wilayah Papua dan Papua Barat itu sudah mengarahkan kita untuk pemungutan pajak dan retribusi daerah kedepan sudah harus secara online,” katanya.

“Kemajuan yang telah kita lakukan ini diharapkan mendapat dukungan dari berbagai pihak utamanya masyarakat untuk meningkatkan tata kelola transaksi pembayaran pajak daerah yang lebih transparan dan memudahkan wajib pajak untuk membayar kewajibannya. Serta dalam rangka mengoptimalkan peningkatan pendapatan asli daerah,” sambung Theo.

Sementara, untuk memaksimalkan pemberlakuan pembayaran dan pemungutan pajak serta retribusi daerah secara online ini akan didukung dengan disiapkannya sarana pendukung pembayaran pajak restoran secara online berupa Aplikasi POS, Tapping Box maupun aplikasi-aplikasi lainnya. Khusus untuk pemberlakuannya masih akan melalui proses dan tahapan yang sesuai prosedurnya.

“Sosialisasi ini sebagai tahap awal, selanjutnya akan dipasangkan alatnya kepada seluruh pengelola restoran, hotel dan rumah makan. Termasuk pula melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait adanya kebijakan seperti ini,” tutupnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, bahwa pajak dan retribusi daerah secara online ini akan diberlakukan pada akhir bulan Agustus 2019.

Dibaca 87 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.