Ketika Para Wartawan Ikut Penyuluhan Bahasa Indonesia | Pasific Pos.com

| 13 December, 2019 |

Para wartawan berfoto bersama panitia (foto:iis) Para wartawan berfoto bersama panitia (foto:iis)

Ketika Para Wartawan Ikut Penyuluhan Bahasa Indonesia

Papua Selatan Penulis  Senin, 12 Agustus 2019 20:43 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Wartawan merupakan komponen pers yang bertugas mencari dan mempublikasikan informasi kepada khalayak. Bagi para penulis atau wartawan, bahasa adalah senjata dan kata-kata adalah pelurunya. Wartawan tidak mungkin bisa melumpuhkan kekuatan, pikiran, suasana, hati dan gejolak perasaan khalayak pembaca jika tidak menguasai Bahasa Indonesia secara baik dan benar. Oleh sebab itu Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merauke menyambut baik ajakan kerja sama dari Balai Bahasa Papua, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan Bahasa Indonesia bagi para wartawan yang ada di Kabupaten Merauke.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merauke dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasi Layanan dan Informasi Elektronik Dinas Kominfo Kabupaten Merauke, Eratna, S.Sos pada penyuluhan Bahasa Indonesia bagi media massa di aula SMKN 3 Merauke Kamis lalu. Lebih lanjut dikemukakan, wartawan harus memiliki amunisi yang memadai dengan cara menguasai kosa kata, ejaan, pilihan kata dan paragraph. Kegiatan yang dilaksanakan kali ini merupakan sarana yang tepat untuk membekali para wartawan agar memiliki ketrampilan berbahasa Indonesia yang baik karena dengan kemahiran itu maka wartawan juga akan mampu mengubah masyarakat menjadi lebih baik.

Oleh sebab itu kepada wartawan diminta untuk mengikuti kegiatan dengan baik dan ilmu yang sudah diperoleh dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang bendera, bahasa dan lambang negara serta lagu kebangsaan menyatakan bahwa semua itu merupakan sarana pemersatu, identitas dan wujud eksistensi bangsa. “Semoga wartawan di Kabupaten Merauke dapat lebih memahami kaidah berbahasa Indonesia dan menerapkannya dalam berita. Kami sangat mengapresi kegiatan penyuluhan ini dan diharapkan dapat berlanjut di waktu-waktu mendatang,”harapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Media Massa, Asmabuasampe mengemukakan bahwa sebelum melakukan penyuluhan pihaknya telah memantau penggunaan Bahasa Indonesia di berbagai media massa yang ada di Kabupaten Merauke. Tujuannya untuk memperoleh gambaran tentang penggunaan bahasa mengingat pihaknya sangat membutuhkan untuk menjadi bahan penyuluhan selama dua hari tersebut.

Dibaca 92 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.