Lintasi Hutan Lindung, Pembangunan Jalan di Waigeo Tunggu Rekomendasi Kementerian LHK | Pasific Pos.com

| 13 November, 2019 |

Lintasi Hutan Lindung, Pembangunan Jalan di Waigeo Tunggu Rekomendasi Kementerian LHK

Papua Barat Penulis  Senin, 12 Agustus 2019 12:24 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Mankowari, TP – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan mengatakan, saat ini Pemprov Papua Barat tengah menunggu surat rekomendasi yang diajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk melanjutkan pembangunan jalan di Pulau Waigeo Raja Ampat.

Mandacan mengatakan, surat rekomendasi yang diajukan tersebut karena pembangunan jalan melintasi hutan lindung. “Dari sekian lahan yang diusulkan untuk mendapatkan rekomendasi salah satunya pembangunan jalan di pulau Waigeo, Kabupaten Raja Ampat. Kita ada bangun jalan di Pulau Waigeo tetapi kita tidak bisa teruskan, karena jalan itu melintasi areal hutan lindung, maka kita sedang meminta izin ke kementerian terkait untuk pengalihan fungsi hutan tersebut,” kata Mandacan kepada para wartawan, Jumat (9/8).

Mandacan mengungkapkan, belum lama ini dirinya telah menghadiri rapat nasional terkait Tanah, Objek, Reformasi, dan Agraria (TORA) di Jakarta. Dari pertemuan tersebut, daerah diminta menginventarisir tanah-tanah agar kedepan dapat disertifikatkan, baik tanah milih perorangan, lembaga, maupun milik pemerintah.

Selain itu, pertemuan juga membahas tentang alihfungsi hutan. Misalnya, Mandacan mencontohkan, hutan produktif yang dialihfungsikan untuk kepentingan umum.

Juga karena tuntutan pembangunan. Kita bisa mengalihfungsikan hutan lindung untuk membangun, namun kita harus menyurat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK),” jelas Mandacan.

Menurut dia, dengan rekomendasi tersebut alih fungsi lahan hutan lindung bisa  dijadikan sebagai dasar untuk membangun infrastruktur, baik perumahan masyarakat, jalan, maupun pembangunan infrastrutkur lainnya. “Di Papua Barat ada beberapa hutan lindung yang kita sedang ajukan dan kita mengirimkan surat untuk alih fungsi lahannyaDalam waktu dekat kita akan mendapatkan rekomendasi dari kementerian terkait,” tukasnya. [FSM-R3

Dibaca 182 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.