Steve Andes Buktikan, Kegagalan Bukan Akhir Segalanya | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

Steven Andes dan Franky Wohel saat menjadi narasumber di Pro 1 RRI (foto:ist) Steven Andes dan Franky Wohel saat menjadi narasumber di Pro 1 RRI (foto:ist)

Steve Andes Buktikan, Kegagalan Bukan Akhir Segalanya

Papua Selatan Penulis  Minggu, 11 Agustus 2019 20:26 0
Beri rating artikel ini
(3 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Steven Andes, juara pertama putra ajang kompetisi bernyanyi Bintang Radio Indonesia tahun 2018 menjadi salah satu sosok anak muda Merauke berbakat yang mampu membuktikan bahwa kegagalan itu bukanlah akhir dari segalanya. Pasalnya, Steven pernah merasakan kegagalan hingga empat kali dalam ajang yang sama namun ia tidak pernah patah semangat dan terus mencoba hingga berhasil meraih juara pada tahun 2018 lalu.

“Saya meraih juara 1 pada tahun 2018 lalu bukan hal yang mudah. Empat kali mengikuti lomba yang sama namun tidak pernah mendapat juara satu kalipun. Puji Tuhan, ketika mengikuti di tahun 2018 langsung mendapatkan juara pertama. Kekalahan yang saya alami menjadi pemicu semangat untuk berlatih lebih baik lagi,”jelasnya pada acara dialog di Di studio pro 1 LPP RRI Merauke Kamis (8/8) lalu. Steven yang saat ini masih bekerja sebagai pegawai honorer di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke ini mengemukakan bahwa dirinya belajar dari pengalaman kekalahan tersebut.

Ia mengevaluasi sebenarnya apa yang menjadi kekurangannya saat itu dan semakin bersemangat untuk latihan. Selain itu ditunjang pula dengan pilihan lagu yang menurutnya sangat bagus dan cocok dengan karakter suara yang ia miliki. Mengingat ada beberapa lagu yang harus dipilih maka ia berupaya keras untuk menghapal lirik lagu-lagu tersebut dan menguasai not yang ada. Setelah itu fokus dengan latihan pernapasan yang menjadi aspek penting dalam menyanyikan sebuah lagu. “Intinya kita wajib menghapal lirik sehingga ketika kita sudah menyatu dengan lirik tersebut maka kita bisa lebih maksimal saat beryanyi tanpa kuatir akan salah lirik,”jelasnya.

Ia juga menganjurkan bagi anak muda Merauke yang ingin memaksimalkan pernapasan untuk dapat mencoba dengan cara olahraga lari, baik pagi maupun sore hari. Termasuk menggeluti olahraga renang sehingga dapat mempunyai napas yang lebih panjang. Sementara itu juara pertama putri di tahun 2018, Siti Aisyah mengemukakan bahwa ia mulai mengikuti ajang ini ketika masih duduk di bangku SMA dan berhasil meraih juara satu. Ia sudah menyiapkan diri dengan sangat maksimal saat itu bahkan dirinya peserta pertama yang mendaftarkan diri karena didorong oleh keinginan yang sangat kuat. Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Bintang Radio Indonesia Tahun 2019, Franky Wohel mengemukakan bahwa menjadi tantangan tersendiri karena tahun ini dirinya ditunjuk sebagai ketua panitia sebuah ajang bergengsi.

Oleh sebab itu ia akan berupaya menjalin kerjasama yang baik dengan seluruh anggota panitia sehingga dapat mensukseskan ajang tahunan tersebut. “Jika ada yang masih kurang maka akan kita benahi bersama dan bisa memberikan yang terbaik. Khususnya yang terkait dengan fasilitas pendukung di atas panggung seperti sound system, microphone dan lain sebagainya,”jelas Franky. Cowok yang juga pernah memiliki pengalaman sebagai peserta ajang yang sama ini mengakui bahwa kenyamanan peserta menjadi factor penting sehingga bisa lebih fokus di atas panggung.

Apalagi jika harus menyanyikan lagu yang sulit dan harus menghapal lirik yang cukup panjang. Franky yang juga meraih juara pertama pada ajang di tahun 2005 lalu ini menjelaskan, pada lomba tahun ini memang untuk peserta yang sudah pernah meraih juara di tingkat kabupaten tidak diperbolehkan lagi untuk ikut tahun ini guna memberikan kesempatan kepada peserta lainnya yang belum pernah meraih juara. Dengan demikian peserta lain juga bisa merasakan kebanggaan yang sama sebagai juara dan menjadi duta RRI mewakili Merauke nantinya.Sekedar diketahui, ajang lomba bernyanyi bagi generasi muda usia 16 hingga 30 tahun ini sudah dilaksanakan sejak tahun 1951. Ajang ini sangat bergengsi dan memberikan peluang bagi para pemuda yang ada di seluruh Indonesia untuk menunjukkan bakat ataun talenta yang mereka miliki di bidang tarik suara.

Dibaca 106 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.