Donor Darah, Kegiatan Kemanusiaan Yang Luar Biasa | Pasific Pos.com

| 18 October, 2019 |

dr.Stefanus E.Osok saat memberikan sambutan (foto:iis) dr.Stefanus E.Osok saat memberikan sambutan (foto:iis)

Donor Darah, Kegiatan Kemanusiaan Yang Luar Biasa

Papua Selatan Penulis  Jumat, 09 Agustus 2019 17:30 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Anggota Pengurus Bidang Kesejahteraan Sosial dan Tranfusi Darah UTD PMI Cabang Merauke, dr.Stefanus E.Osok mengemukakan bahwa kegiatan donor darah yang dilaksanakan pihak UTD PMI Merauke adalah kegiatan kemanusiaan yang luar biasa terlebih dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia tahun ini. Pasalnya darah itu menyangkut nyawa manusia. Ia mengakui bahwa animo masyarakat masih sangat minim untuk mendonorkan darah padahal darah sangat dibutuhkan di daerah ini. Bahkan ada pasien yang meninggal dunia karana disebabkan kehabisan darah atau terlambat mendapatkan donor.

Menurutnya, PMI sudah sangat memperjuangkan ketersediaan stok darah meskipun dahulu kondisi PMI tidak seperti sekarang ini. PMI beberapa tahun silam banyak menghadapi kendala dan keterbatasan fasilitas. Darah sudah seharusnya tersedia dalam jumlah yang memadai, jangan sampai ketika membutuhkan baru mulai mencari. “Pengalaman yang ada, ketika pasien membutuhkan darah barulah kita mulai sibuk menelpon teman, kerabat dan saudara untuk mendapatkan donor.

Kondisi seperti inilah yang menyebabkan orang bisa meninggal karena kita butuh waktu menunggu dan bisa saja menjadi terlambat,”jelasnya pada kegiatan donor darah di UTD PMI Cabang Merauke belum lama ini. Mantan Kadinkes Merauke ini menambahkan, berbagai upaya dilakukan guna membenahi kondisi yang ada, termasuk di lingkup PMI sendiri sehingga sudah mengalami perubahan yang cukup baik seperti saat ini. Secara organisasi infrastruktur yang ada juga ikut diperkuat, dimana sudah ada pengurus yang tetap

Donor Darah, Kegiatan Kemanusiaan Yang Luar Biasa
laporan:Istya Sari Utami

dr.Stefanus E.Osok saat memberikan sambutan (foto:iis)
MERAUKE,ARAFURA,-Anggota Pengurus Bidang Kesejahteraan Sosial dan Tranfusi Darah UTD PMI Cabang Merauke, dr.Stefanus E.Osok mengemukakan bahwa kegiatan donor darah yang dilaksanakan pihak UTD PMI Merauke adalah kegiatan kemanusiaan yang luar biasa terlebih dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia tahun ini. Pasalnya darah itu menyangkut nyawa manusia. Ia mengakui bahwa animo masyarakat masih sangat minim untuk mendonorkan darah padahal darah sangat dibutuhkan di daerah ini. Bahkan ada pasien yang meninggal dunia karana disebabkan kehabisan darah atau terlambat mendapatkan donor.

Menurutnya, PMI sudah sangat memperjuangkan ketersediaan stok darah meskipun dahulu kondisi PMI tidak seperti sekarang ini. PMI beberapa tahun silam banyak menghadapi kendala dan keterbatasan fasilitas. Darah sudah seharusnya tersedia dalam jumlah yang memadai, jangan sampai ketika membutuhkan baru mulai mencari. “Pengalaman yang ada, ketika pasien membutuhkan darah barulah kita mulai sibuk menelpon teman, kerabat dan saudara untuk mendapatkan donor.

Kondisi seperti inilah yang menyebabkan orang bisa meninggal karena kita butuh waktu menunggu dan bisa saja menjadi terlambat,”jelasnya pada kegiatan donor darah di UTD PMI Cabang Merauke belum lama ini. Mantan Kadinkes Merauke ini menambahkan, berbagai upaya dilakukan guna membenahi kondisi yang ada, termasuk di lingkup PMI sendiri sehingga sudah mengalami perubahan yang cukup baik seperti saat ini. Secara organisasi infrastruktur yang ada juga ikut diperkuat, dimana sudah ada pengurus yang tetap

Dibaca 56 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.