Kampung Yokiwa Diresmikan Menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan | Pasific Pos.com

| 23 October, 2019 |

Pemukulan tifa tanda diresmikannya Kampung Yokiwa sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Pemukulan tifa tanda diresmikannya Kampung Yokiwa sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan.

Kampung Yokiwa Diresmikan Menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Jayapura - Kampung Yokiwa resmi menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan setelah dilakukan penandatanganan prasasti oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw dan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E.Ilyas Lubis serta pelepasan balon ke udara yang dilakukan secara bersama-sama, Kamis (8/8/2019).

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E.Ilyas Lubis mengatakan, peresmian Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan sejalan dengan program pemerintah pusat yang melakukan pembangunan dari desa - desa.

BPJS Ketenagakerjaan, kata Ilyas, merupakan bagian dari negara yang ditugasi untuk memberikan perlindungan pada pekerja.

"Ketika dalam bekerja terjadi risiko, maka BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan berupa santunan. Apapun profesinya, semua yang berpenghasilan, Negara wajib memberi proteksi," ujar Ilyas.

Lebih lanjut Ilyas mengatakan bahwa seluruh peserta mendapat fasilitas yang sama apabila dirawat di rumah sakit berapapun biayanya.

"Kami pernah menanggung biaya perawatan pengobatan sampai sembuh.Memang mirip asuransi tapi ini bukan asuransi yang biasa ini jaminan sosial dari negara yaitu BPJS Ketenagakerjaan, oleh sebab itu BPJS Ketenagakerjaan tidak mengambil keuntungan sama sekali.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitouw mengatakan, masyarakat harus bersyukur karena negara memberi jaminan sosial, ini merupakan kehadiran negara di tengah - tengah kehidupan masyarakat.

Mathius mengingatkan kepada masyarakat untuk berkontribusi demi kemajuan daerah. Kampung yang berada di Kabupaten Jayapura, kata Mathius, didorong untuk menjadi kampung adat.

"Oleh karena itu seluruh tokoh adat ada di dalam pekerjaan ini. Supaya ada kepastian terhadap kehadiran kita untuk meningkatkan kesejahteraan dengan sumber daya alam yang kita miliki karena ada jaminan yang menyertai kita dalam melakukan pekerjaan," ujar Mathius.

"Ada tanggung jawab dalam kepesertaan di program BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karena itu harus segera menjadi peserta, bukan aparat kampung saja, tapi juga masyarakat yang bekerja," sambungnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua, Jayapura, Adventus Edison Souhuwat menjelaskan bahwa Kampung Yokiwa merupakan salah satu dari tujuh kampung yang termasuk dalam wilayah administratif Distrik Sentani Timur.

Kampung Yokiwa terdiri dari dua rukun warga dan luas wilayah 16.000 hektar, dan berbatasan langsung dengan Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom.

Adventus menambahkan, dipilihnya Kampung Yokiwa menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan karena kampung tersebut merupakan kampung tertua di Danau Sentani.

"Tahun 2019 ini Kampung Yokiwa merupakan salah satu pilot project dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Jayapura. Menjadi salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke tempat ini. Tahun ini juga Kampung Yokiwa dikembangkan untuk sektor peternakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, inilah alasan mengapa diresmikan menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan," jelas Adventus.

Lebih lanjut Adventus mengatakan bahwa untuk mempersiapkan menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan pihaknya melakukan branding Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan di beberapa titik sentral di Kampung Yokiwa.

"Juga telah dilakukan sosialisasi kepada aparat dan masyarakat yang ada di Kampung Yokiwa agar dapat membedakan antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Sehingga apabila terjadi risiko dengan masyarakat terutama aparatur kampung, manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan bisa dirasakan," imbuhnya.

Selain itu, kata Adventus, Pemerintah Kabupaten Jayapura telah mendukung program BPJS Ketenagakerjaan dengan menerbitkan produk hukum diantaranya
Instruksi Bupati tentang Penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura.

Ditambahkan, potensii yang ada di Kampung Yokiwa ini yaitu jumlah penduduk kurang lebih 800 jiwa dengan berbagai angkatan kerja dari jumlah penduduk.
Yang telah terdata yaitu petani 235 jiwa, nelayan 172 jiwa, peternak, PNS, TNI dan Polri dengan jumlah sekitar 588 jiwa.
Jumlah aparat kampung 96 orang terdiri dari aparatur kampung 16 orang, kelompok Tani 79 orang dan Bamuskam 5 orang.

"Harapan kami dengan dibentuknya Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan di Kampung Yokiwa dan dukungan Pemkab Jayapura, maka setiap kampung yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura dapat terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga terjadi risiko kepada aparatur kampung atau pun masyarakst yang ada di kampung semua dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan,"kata Adventus.

"Biaya yang timbul di rumah sakit, BPJS Ketenagakerjaan yang bayar. Tidak perlu lagi pihak korban yang dibebani.

Adapun masyarakat yang meninggal, ahli waris dapat santunan kematian.
Oleh sebab itu dengan diresmikannya kampung ini menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan, semua masyarakat yang bekerja di wilayah kabupaten dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan," sambungnya.

Kepala Kampung Yokiwa Barnabas Awoitauw menyampaikan terima kasih kepada jajaran BPJS Ketenagakerjaan yang telah memilih Kampung Yokiwa menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan.

Barnabas mengungkapkan alasan menyambut baik kehadiran BPJS Ketenagakerjaan lantaran program yang dimiliki badan penyelenggara jaminan sosial tersebut sangat bermanfaat.

"Saya dengar bahwa BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada ahli waris peserta yang mengalami risiko. Oleh sebab itu BPJS Ketenagakerjaan kami nilai sangat penting untuk hadir di kampung ini karena apabila terjadi risiko, kita mendapat santunan," ujar Barnabas.

Dalam kegiatan peresmian tersebut, juga dilakukan penyerahan santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada Kepala Kampung Yokiwa, Barnabas Awoitauw. (Zulkifli)

Dibaca 90 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.