Disperindagkop Pastikan Stok Daging Sapi Aman | Pasific Pos.com

| 22 September, 2019 |

Kepala Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L.N. Awi Kepala Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L.N. Awi

Disperindagkop Pastikan Stok Daging Sapi Aman

Kota Jayapura Penulis  Kamis, 08 Agustus 2019 19:51 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura, Robert L.N. Awi memastikan ketersediaan daging sapi untuk lebaran Idul Adha tahun ini.

"Kami senantiasa mengharapkan warga Kota Jayapura untuk menjadi konsumen yang cerdas. Tidak perlu panik, dan merasa tidak kebagian yang akhirnya memicu berbelanja dalam jumlah besar karena takut tidak kebagian," ujar Robert di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (8/8/19).

Selain ketersediaannya, harga daging sapi juga masih relatif stabil antara Rp80-120 ribu per kilogram. Kalaupun terjadi kenaikan harga saat lebaran Idul Adha, Robert berharap kenaikannya tidak terlalu signifikan.

"Kami berharap berkisar antara 2-5 persen dari harga normal. Kalau terjadi kenaikan harga daging sapi ditingkat eceran. Harganya tidak melonjak terlalu jauh, karena memberatkan warga kami terutama yang merayakan lebaran Idul Adha," tuturnya.

Menurut Robert, pemicu kenaikan harga daging sapi di Kota Jayapura dikarenakan permintaan sangat banyak saat lebaran Idul Adha.

"Apabila stok terbatas maka harganya naik. Untuk menjaga harga, kami selalu memonitoring ketersediaan daging di pasar, dan setiap minggu kami laporkan melalui RRI Jayapura, sehingga warga mengetahui kondisi terakhir baik stok, harga, sebaran daging sapi," jelasnya.

Kalaupun ada pedagang yang menjual di luar harga kewajaran, Robert menegaskan pedagang yang bersangkutan langsung mendapatkan teguran berupa himbau untuk menyesuaikan dengan harga pasar.

"Bila tidak mengindahkan teguran kami, maka konsekuensinya harus keluar dari pasar. Sampai sekarang pedagang masih kooperatif. Artinya, kalau sudah ditegur biasanya pedagang langsung sesuaikan dengan keuntungan yang wajar. Biasanya saat lebaran Idul Adha banyak yang jualan daging sapi. Semua pedagang daging sapi harus dikontrol.

Upaya Disperindagkop dan UKM untuk memastikan ketersediaan daging sapi dan harga, yaitu melakukan sidak di semua pasar tradisional di Kota Jayapura.

"Kami berkoordinasi dengan pedagang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Untuk daging sapi yang didatangkan dari luar Kota Jayapura, kami koordinasi dengan beberapa distributor. Jadi, akan lebih fokus pada daging sapi saja karena dari beberapa kali Idul Adha, kami perhatikan untuk seluruh pangan (sembilan bahan pokok) itu relatif harganya stabil, yang melonjak itu di daging sapi," tegasnya.

Dibaca 55 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.