Oase Kabinet Kerja Tanam Lima Ribu Pohon Mangrove di Jayapura | Pasific Pos.com

| 17 September, 2019 |

Oase Kabinet Kerja Tanam Lima Ribu Pohon Mangrove di Jayapura

Kota Jayapura Penulis  Rabu, 07 Agustus 2019 22:17 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua, Pemkot Jayapura serta institusi lainnya, menanam ribuan batang pohon mangrove di Tanjung C'Beery, Kota Jayapura, Rabu (7/8/2019).

Penanaman bibit Mangrove tersebut, dalam rangka gerakan Nasional peduli Mangrove, pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan kampung hijau sejahtera.

Penanaman yang juga dilaksanakan secara serentak di 12 Provinsi di Indonesia ini, dipimpin oleh Ketua Dharma Pertiwi Daerah H Papua, Widiasih Sembiring dan melibatkan sedikitnya 759 peserta dari unsur Pemerintah Papua dan Kota Jayapura, Organisasi Dharma Wanita ASN dan lainnya.

Widiasih mengatakan, gerakan ini merupakan upaya pelestarian kawasan mangrove yang menjadi salah satu subjek utama bagi pengembangan lingkungan di Indonesia. Sebab kawasan mangrove dapat menstabilkan kondisi lingkungan dan menyelamatkan semua habitat di kawasan itu.

"Hutan mangrove ini juga dapat membantu masyarakat setempat di bidang ekonomi dengan adanya agro wisata. Kami berharap, masyarakat turut menjaga hutan mangrove kedepannya karena ini adalah tanggungjawab kita bersama," tuturnya.

Ditempat yang sama, Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano menyatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Pusat maupun Provinsi Papua dan Kota Jayapura, untuk merehabilitasi kembali hutan mangrove yang terdampak pembangunan jalan jembatan Hamadi-Holtekamp.

"Saya mewakili masyarakat adat pemilik hak ulayat menyampaikan terima kasih. Sebab, mereka telah melepaskan sebidang kawasan mangrove untuk pembangunan jalan jembatan Hamadi-Holtekamp dan Pemerintah tetap punya perhatian untuk kembali menanam mangrove," ucap Walikota.

Walikota pun menegaskan pihaknya akan terus melakukan rehabilitasi kawasan mangrove di kawasan lainnya yang terdampak pembangunan. Disamping itu, pihaknya juga akan mengembangkan kawasan mangrove di wilayah tanjung C'beri menjadi lokasi wisata.

"Tempat ini akan kami jadikan wisata mangrove. Saat ini kami sedang menata tanjung C'beri yang dikelola masyarakat adat setempat. Dengan demikian diharapkan kawasan ini akan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelolaan DAS Hutan Lindung Mamberamo, Bontor H Sitohang menerangkan, ribuan bibit mangrove jenis rhizopora dan bruguiera itu ditanam di lahan seluas 1,5 hektar di kawasan Tanjung C'Beery.

"Dipilihnya lokasi ini karena telah terjadi alih fungsi, makanya kawasan ini direhabilitasi kembali sehingga dapat menjadi tempat berkembangbiaknya biota laut maupun flora dan fauna, serta menjadi tempat edukasi, wisata alam dan lainnya untuk masyarakat," ujarnya.

Kegiatan penanaman ribuan bibit mangrove ini diikuti sedikitnya 759 peserta yang di antaranya terdiri dari unsur KLHK, Pemerintah Provinsi Papua dan Kota Jayapura, TNI/Polri, Organisasi Dharma Wanita ASN, TNI dan Polri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pramuka, serta komunitas.

Dibaca 61 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.