DLH Provinsi Temukan ada Perusahaan Bangun Jetty Tanpa Ijin Lingkungan | Pasific Pos.com

| 22 November, 2019 |

DLH Provinsi Temukan ada Perusahaan Bangun Jetty Tanpa Ijin Lingkungan

Papua Barat Penulis  Selasa, 06 Agustus 2019 13:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Papua Barat mengaku telah menemukan sebuah perusahaan yang membangun Jetty atau dermaga di wilayah Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan tanpa mengantongi ijin lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan.

“Saya sedang berada di Ransiki dan melihat ada aktivitas pembangunan jetty atau aktivitas penimbunan pantai untuk dermaga tepatnya di Raipawi jembatan cokran. Ketika ditanya kepada salah satu pekerjanya, milik PT.PU,” ungkap Kepala bidang penataan dan penegakan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Papua Barat, Daniel Leonard Haumahu kepada Tabura Pos melalui telepon selulernya, Minggu (4/8).

Leonard mengatakan, dari jawaban seorang pekerja di lokasi pembangunan Jetty, pekerjaan itu milik sebuah perusahaan ternama di Papua Barat. Ia pun meminta agar pimpinan perusahaan tersebut segera mengurus ijin lingkungan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi papua Barat. “Sebab sesuai aturan kewenangan bahwa wilayah laut dari bibir pantai 0-12 mil kelaut adalah kewenangan provinsi untuk memberikan ijin,” sebut Leonard.

Ia menjelaskan, surat ijin lingkungan tersebut dikeluarkan berdasarkan kajian terhadap Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UPL), sehingga dua dokumen itu akan menjadi dasar kajian diterbitkannya surat ijin lingkungan.

“Bila pihak perusahaan tidak segera mengurus dokumen tersebut, kami pastikan pihak perusahaan akan berurusan dengan hukum yang berlaku,” tegas Leonard yang mengatakan, telah mengkonfirmasi ke salah satu pegawai DLH Kabupaten Mansel atas aktifitas tersebut.

Diakhir keterangannya, Leonard mengimbau kepada semua pihak, para pemrakarsa baik itu swasta ataupun pemerintah, untuk mengikuti prosedur terkait aturan lingkungan sebelum melakukan pekerjaan. Maksudnya agar tidak terjadi masalah dikemudian hari.

Terpisah, ketika Tabura Pos hendak mengkonfirmasi kepada perusahaan terkait, belum memuahkan hasil. “Ini hari libur Pak, tidak ada orang kantor,” jawab salah seorang karyawan perusahaan tersebut.[CR46-R3] 

Dibaca 91 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.