Eksekutif Disarankan, Rubah Perda Logo dan Maskot PON | Pasific Pos.com

| 21 September, 2019 |

Emus Gwijangge Emus Gwijangge

Eksekutif Disarankan, Rubah Perda Logo dan Maskot PON

Info Papua Penulis  Selasa, 06 Agustus 2019 13:45 1
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Jayapura, - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPR Papua menyarankan eksekutif merubah Perda Logo dan Maskot PON XX tahun 2020.

Logo dan maskot baru Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020, yang baru-baru di luncurkan dalam rangkaian peresmian Gedung DPR Papua, Mess DPR Papua dan Ring Road,

Wakil Ketua Bapemperd DPR Papua, Emus Gwijangge mengatakan, logo dan maskot PON XX tahun 2020 itu, telah mengalami perubahan total dibandingkan hasil sayembara dan telah ditetapkan dalam Perda DPR Papua pada tahun 2016.

“Saya lihat launching logo dan maskot PON XX tahun 2020 itu, kan dari awal sudah ditetapkan dalam Perda. Bahkan, kampanye telah jalan, namun tiba-tiba ada maskot dan logo baru PON muncul,” kata Wakil Ketua Bapemperda DPR Papua, Emus Gwijangge, kepada Wartawan di ruang kerjanya, Senin (5/8/19)

Untuk itu, pihaknya menyarankan kepada ekskutif dalam hal ini Pemprov Papua melalui Biro Hukum Setda Papua, melihat secara menyeluruh terhadap logo dan maskot PON XX tahun 2020, agar tidak ada temuan lagi.

“Jadi saya berharap biro hukum mengajukan revisi Perda Logo dan Maskot PON XX tahun 2020," harapnya.

"Dan Perda itu harus dicabut dulu dan kami dari Bapemperda DPR Papua belum memiliki perda untuk logo dan maskot baru PON XX tahun 2020 itu,” sambungnya.

Apalagi, lanjut Emus, logo dan maskot PON XX yang pertama sudah disayembarakan dan dipakai, namun perubahan logo dan maskot kedua sudah dilaunching. Bahkan, terjadi perubahan total terhadap logo dan maskot PON XX tahun 2020.

“Untuk itu, perlu disamakan antara perda dan logo dan maskot yang baru dilaunching itu, agar Bapemperda DPR Papua bisa membawa ke sidang paripurna DPR Papua non APBD untuk dapat disahkan dan ditetapkan. Agar publik bisa menggunakan, karena logo dan maskot baru itu belum. Aturan dan dasarnya apa untuk menggunakan logo dan maskot yang baru itu, kan dasarnya belum ada,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta Biro Hukum Setda Papua untuk segera meluruskan terlebih dahulu terhadap logo dan maskot baru PON XX tahun 2020.

“Sayembara itu kan juga menggunakan uang. Berapa anggarannya, saya tidak tahu. Tapi, yang jelas logo dan maskot PON XX tahun 2020 itu, kami sudah tetapkan perdanya pada tahun 2016, namun tiba-tiba dilaunching oleh gubernur,” ujar Emus.

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, jika untuk kepentingan PON XX tahun 2020, maka logo dan maskot baru PON XX tahun 2020, harus sama perdanya agar rakyat Papua bisa menggunakan logo dan maskot yang baru, namun ada dasar perda. (TIARA)

Dibaca 126 kali

1 comment

  • Comment Link danudesign 12/ 08/ 2019 posted by danudesign

    Sayembara maskot dan Logo PON 2020 yang diselenggarakan tahun 2013 sama sekali tidak ada pemberitaannya. Silakan cek di google. Padahal dikabarkan hadiahnya ratusan juta. Siapa pemenangnya juga tidak jelas. Speretinya panitia lebih suka main-main untuk even PON skala nasional seperti ini.

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.