Isu Aparat Kampung Foya-foya dengan Dandes Belum Ada yang Terbukti | Pasific Pos.com

| 17 October, 2019 |

Isu Aparat Kampung Foya-foya dengan Dandes Belum Ada yang Terbukti

Papua Barat Penulis  Sabtu, 03 Agustus 2019 03:50 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bintuni, TP - Isu tentang oknum aparat kampung yang menggunakan dana pembangunan kampung, Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) suntuk foya-foya di tempat  hiburan khusus, sudah sampai di telinga aparat penegak hukum. Meski begitu, isu tersebut hingga saat ini belum ada yang terbukti.

Kapolres Teluk Bintuni, AKBP. Andriano Ananta, SIK melalui Kasat Binmas, Iptu. Sakaria Tampo yang dikonfirmasi, membenarkan adanya isu tersebut.  Sekalipun sudah beredar luas, Tampo menegaskan bahwa isu tersebut masih sebatas dugaan yang belum terbukti kebenarannya. 
“Tentang penggunaan dana yang katanya dipakai foya-foya oleh oknum aparat kampung, kami belum tahu sampai sejauh itu. Artinya, belum ada yang terbukti. Walau, memang isu yang beredar di masyarakat luas, seperti itu,” ungkap Tampo kepada wartawan, Kamis (1/8). 
Terlepas dari berbagai pandangan masyarakat terhadap tata kelola DD dan ADD, Tampo menegaskan bahwa pihaknya melalui aparat Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) selalu pro aktif mengawal.

“Fokus kami bagaimana dana desa bisa dipakai sesuai peruntukkannya, maka kami melalui Bhabinkamtibmas secara rutin berkomunikasi dengan aparat kampung. Tujuannya, tentu agar Dandes dan ADD yang diterima aparat kampung bisa dipakai sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ulasnya.

Lebih lanjut dikatakan Tampo, pihaknya tengah mengintensifkan pendekatan berpola pembinaan dengan para pemilik tempat hiburan khusus. Dari pendekatan itu, Ia berharap, akan mencegah segala bentuk peluang yang bersifat merugikan masyarakat.

“Kami akan melakukan pendekatan dengan para pemilik tempat yang kerap digunakan untuk hiburan khusus. Seperti di sepanjang jalan dekat Kali Tubi dan beberapa Tempat Hiburan Malam (THM). Khususnya, kami ingin para pemilik tempat-tempat tersebut mengurangi intensitas,” tutup Tampo. [VLI-R4]  

Dibaca 90 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.