Pengoperasian Jalan Ring Road Dinilai Solusi Atasi Kemacetan | Pasific Pos.com

| 15 November, 2019 |

Gubernur Papua,  Lukas Enembe didampingi istri tercinta juga Kepala Dinas PUPR Papua, Gerius One Yoman saat melakukan sesi foto bersama. (foto Tiara). Gubernur Papua, Lukas Enembe didampingi istri tercinta juga Kepala Dinas PUPR Papua, Gerius One Yoman saat melakukan sesi foto bersama. (foto Tiara).

Pengoperasian Jalan Ring Road Dinilai Solusi Atasi Kemacetan

Kota Jayapura Penulis  Jumat, 02 Agustus 2019 19:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Jayapura, - Pengoperasian jalan lingkar ring road Kota Jayapura telah dibuka dengan resmi oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe pada Kamis (1/8/19) di Kantor DPR Papua. Dan pembangunan tersebut telah menghabiskan anggaran dari dana APBN dan APBD Papua sebesar Rp. 1,018 Triliun.

Gubernur Lukas Enembe mengatakan,
jalan lingkar ring road Kota Jayapura ini pembangunannya memakan waktu yang sangat lama, karena di bangun sejak tahun 2010 dengan dana APBD Papua dan APBN, namun tahun 2019 ini baru pembangunannya bisa selesai.

"Bayangkan saja APBD 2010 jalan sudah di mulai, tapi pengerjaan pembangunannya macet karena masalah tanah dan semua belum di selesaikan. Masalahnya ada yang mengaku dia punya tanah lah, dan masing-masing keluarga mau haknya, model begini saya rasa tidak bisa terus diterapkan. Harus hilangkan," tegas Gubernur Lukas Enembe saat memberikan sambuta diacara peresmian Gedung dua DPR Papua, Mes DPR Papua dan Ring Road, di Kantor DPR Papua, Kamis (1/8/19).

Apalagi lanjut Gubernur, saat ini kondisi kemacetan yang terjadi di kota Jayapura sudah sama dengan kemacetan di Jakarta.

Menurutnya, dengan membuka pengoperasian jalan lingkar ringroad yang menghubungkan antara Pantai Hamadi dan Vihara, Skayland adalah solusi untuk mengatasi kemacetan yang saat ini terjadi di Kota Jayapura.

"Karena kota Jayapura akan menjadi kota Metropolitan maka sarana infrastruktur jalan akan di bangun dengan baik. Hanya saja kita di Papua ini penghambatan pembangunan adalah masalah adat dan tradisi, karena kebiasaan ini dari orang Papua," ujarnya

Sementara, itu Kepala Dinas PUPR Papua, Gerius One Yoman menjelaskan, pembangunan fungsional jalan yang di kerjakan dari dana APBD Papua, oleh Dinas PUPR Papua, dari Pantai Hamadi ke Vihara panjangnya mencapai 2,7 km dengan menyerap anggaran sebesar Rp.783.916.885,

Sedangkan dari dana APBN yang di kerjaka oleh Balai Besar Jalan Nasional XXVII, dari arah Vihara ke Pantai hamadi sepanjang 0,57 km menyerap anggaran sebesar 234.986.128.

"Saya mengucapkan terima kasih di kepada bapak Gubernur Papua, yang meminta dan mendorong perencanaan jalan strategis Papua kepada Presiden, sehingga proyek pekerjaan jalan ringroad bisa selesai pembangunannnya," ucapnya.

Diakui, dalam menjalankan proyek pembangunan ini memang banyak kendala yang di alami dan dihadapi oleh pihak penyelenggara. Namun sangat bersyukur karena semua proses tersebut bisa terlewati hingga pada tahapan peresmian.

"Kita di Papua kendalanya dalam pembangunan selalu terhalang oleh pembebasan lahan. Tapi dengan kerja keras pemerintah dan semua pihak yang mendukung, sehingga kendala itu bisa terealisasi dan pembangunan bisa dilanjutkan hingga selesai," pungkasnya. (TIARA)

Dibaca 109 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX