Penyakit Tidak Menular Makin Meningkat | Pasific Pos.com

| 12 December, 2019 |

Peserta pertemuan saat berfoto bersama (foto:iis) Peserta pertemuan saat berfoto bersama (foto:iis)

Penyakit Tidak Menular Makin Meningkat

Papua Selatan Penulis  Kamis, 01 Agustus 2019 22:58 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Kantor KKP Kelas III Merauke, Suprapto mengemukakan bahwa permasalahan kesehatan di Indonesia saat ini yaitu penyakit tidak menular semakin meningkat sementara penyakit menular masih belum dapat diatasi. Pada saat ini dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat maka pola prilaku kehidupan masyarakat ikut bergeser. Kesejahteraan yang meningkat mempengaruhi pola makan yang tidak sehat dibarengi dengan kurangnya olahraga menyebabkan terjadinya peningkatan penyakit tidak menular seperti hipertensi, jantung, kolestrol, asam urat, penyakit gula, kanker dan lain-lain.

“Banyak kejadian yang harus menjadi perhatian kita semua agar memperhatikan tentang penyakit tidak menular ini. Malaria merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok resiko tinggi yaitu bayi, balita dan ibu hamil. Selain itu secara langsung menyebabkan anemia dan dapat menurunkan produktifitas kerja,”ujarnya pada pertemuan koordinasi surveilans malarian di pelabuhan laut, bandara, PLBD,lintas program dan lintas sector di Swiss-Belhotel belum lama ini. lebih lanjut diungkapkan, pengendalian malaria dilakukan secara komprehensif dengan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Hal ini dilakukan untuk menurunkan angka kesakitan, kematian dan mencegah kejadian luar biasa.

Untuk mencapai hasil yang optimal dan berkualitas maka upaya tersebut harus dilakukan terintegrasi dengan layanan kesehatan yang lainnya. Kegiatan pengendalian malaria dilakukan dengan deteksi dini yaitu penemuan penyakit secara cepat dan screaning masal, pengobatan yang tepat dan akurat, survelans epidemiologi, memperkuat sistem pelaporan dan pengendalian vector. Melalui surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 443 .41/465/SJ Tahun 2010 tentang pelaksanaan program eliminasi malaria di Indonesia maka pemerintah telah mencanangkan untuk Provinsi Papua bebas malaria tahun 2030. Sementara Provinsi Papua tahun 2020 akan menjadi tuan rumah PON ke XX . “Yang menjadi perhatian bagaimana caranya agar malaria tidak menjadi momok bagi para atlet dan pendukungnya selama melaksanakan aktifitas di momentum PON.

Dibaca 111 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX