PPID Dukung Terwujudnya Pemerintahan yang Bersih dan Bebas Korupsi | Pasific Pos.com

| 13 November, 2019 |

PPID Dukung Terwujudnya Pemerintahan yang Bersih dan Bebas Korupsi

Papua Barat Penulis  Rabu, 31 Juli 2019 14:11 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Harus disadari bahwa pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) penting dan memiliki posisi strategis dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.

PPID juga sebagai ujung tombak keterbukaan informasi karena PPID merupakan gerbang utama tempat masyarakat bertanya dan mendapatkan pelayanan tentang informasi sebuah badan publik.

“Oleh karena itu, dengan bimbingan teknis (bimtek) saat ini diberikan pemahaman kepada kita semua secara tuntas tentang apa itu sesungguhnya keterbukaan informasi publik,” ujar Asisten III Sekda Kabupaten Manokwari, Merciyana Djalimun, mewakili Bupati Manokwari, membuka Bimtek PPID di aula kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Manokwari, Selasa (30/7).

Tak hanya itu, menurut dia, PPID merupakan salah satu indicator penilaian penyusunan rencana aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi pada tahun 2017. Jika pemerintah daerah tidak membentuk PPID, kata dia, hasil evaluasi rencana aksi tersebut secara otomatis akan menjadi “raport merah” bagi kepala daerah.

“Untuk itu, pembentukan PPID sudah tidak bisa ditawar lagi dan keterbukaan informasi public harus dilaksanakan secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, saya menegaskan pada kesempatan ini agar pimpinan OPD ke depannya dapat mendukung sepenuhnya kehadiran PPID dengan menganggarkan seluruh kebutuhan menyangkut perjalanan kegiatan PPID pada OPD masing-masing,” tegasnya.

Dia juga mengajak untuk melakukan pembenahan dan bersikap terbuka melayani informasi yang dibutuhkan masyarakat. “Kalau bersih kenapa harus risih. Kepada masyarakat Manokwari, pergunakanlah hak untuk mendapatkan informasi publik yang berguna untuk diri sendiri dan masyarakat secara bertanggung jawab. Mari menyongsong era keterbukaan informasi publik demi penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan mendorong partisipasi masyarakat,” tukasnya.

Ketua panitia kegiatan, Yohanes A. Lebang, mengatakan kegiatan itu merupakan lanjutan kegiatan dari tahun sebelumnya yang ditujukan kepada PPID utama maupun PPID pembantu di OPD-OPD, distrik, maupun kelurahan. Kegiatan selama dua hari sejak Selasa (30/7), itu untuk memberikan pemahaman yang baik tentang keterbukaan informasi public serta meningkatkan kemampuan PPID pembantu dalam menyiapkan daftar informasi publik maupun daftar informasi dikecualikan melalui aplikasi PPID dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan mendorong partisipasi masyarakat. (BNB-R3) 

Dibaca 71 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX