BPJS TK Sosialisasikan Program kepada Pengusaha Manokwari | Pasific Pos.com

| 20 September, 2019 |

BPJS TK Sosialisasikan Program kepada Pengusaha Manokwari

Papua Barat Penulis  Selasa, 30 Juli 2019 14:27 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) Perwakilan Manokwari, menyosialisasikan program dan manfaat BPJS TK kepada para pengusaha di Billy Jaya Hotel, Manokwari, Senin (29/7).

Sosialisasi dirangkai dengan pemaparan tentang peraturan ketenagakerjaan yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinas Nakertrans) Kabupaten Manokwari. Para pengusaha diharapkan mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS TK.

Kepala BPJS TK Perwakilan Manokwari, Sunardy menyampaikan kegiatan sebagai bentuk sinergi antara Dinas Nakertrans dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menyampaikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat khususnya masyarakat pekerja dan pemberi kerja agar patuh dalam pelaksanaan program BPJS TK.

Sunardy menekankan, pentingnya kepatuhan pemberi kerja untuk mendaftarkan pekerjanya dalam program BPJS TK. “Kemudian kita juga sosialisasikan manfaat program BPJS TK. Salah satunya manfaat Jaminan Pensiun (JP). Memang perusahaan skala menengah dan besar itu wajib ikut program pension,” tandasnya.

Konsilitator Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) pada Dinas Nakertrans Kabupaten Manokwari, Mardoan, mengatakan peserta sosialisasi berasal dari perusahaan skala menengah dan besar. Mereka yang hadir yakni dari bagian human resources department (HRD) dan pimpinan perusahaan.

Sosialisasi itu, untuk memberikan pemahaman bipartit kepada para pengusaha. Dengan demikian, bila ada perselisihan hubungan industrial di tingkat perusahaan, maka pihak perusahaan menyelesaikannya di tingkat perusahaan terlebih dahulu tanpa melibatkan instansi terkait.

“Jadi artinya bipartit, kedua belah pihak,” sebutnya.

Untuk sosialisasi program BPJS TK, menurut dia, Dinas Nakertrans Kabupaten Manokwari mengupayakan agar perusahaan bisa mengikutsertakan semua karyawannya dalam program BPJS TK. Selama ini, kata dia, meski sudah ada sosialisasi dan perusahaan sudah mengetahui kewajiban itu, terkadang perusahaan bersikap malas tahu.

“Tapi kita tetap akan memberikan pembinaan agar pihak perusahaan bisa mengikutsertakan karyawan dalam BPJS TK,” imbuhnya.

Dia berharap agar perusahaan mematuhi aturan yang ada, seperti mengikutsertakan tenaga kerja dalam program BPJS TK dan memberikan upah kepada tenaga kerja sesuai aturan dan UU Ketenagakerjaan. Sesuai aturan, kata dia, upah pekerja harus sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP). (BNB-R3) 

Dibaca 71 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.