Ditengah Kesibukan, Sekda Papua Raih Gelar Magister | Pasific Pos.com

| 24 May, 2019 |

Ditengah Kesibukan, Sekda Papua Raih Gelar Magister

Headline Penulis  Senin, 10 Agustus 2015 17:52 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Sekretaris Daerah Papua T.E.A. Heri Dosinaen, SIP (berdiri) ke 3 dari kanan.

Jayapura,- Sekretaris Daerah Papua T.E.A. Heri Dosinaen, SIP berhasil meraih gelar master. Lelaki asal Flores ini berhasil menyelesaikan pendidikan S2 nya di Universitas Cenderawasih Jayapura pada Program Studi bidang Kebijakan Publik.
Ditengah kesibukan mempimpin birokrasi Pemerintah Provinsi Papua, Hery Dosinaen tetap mementingkan pendidikannya.
Lebih membanggakan lagi, dari 23 wisudawan Program Pasca Sarjana Universitas Cenderawasih Jayapura Semester Genap Tahun Akademik 2014/2015 yang diyudisium, Sabtu (8/8) kemarin, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yang diraih oleh Sekda Hery Dosinaen 3.66 dengan predikat memuaskan.
Seusai mengikuti acara Yudisium, Sekda Hery Dosinaen mengatakan, motivasinya untuk melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya tiada lain untuk menginspirasi para pewagia di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua bahwa ilmu harus terus dikejar, karena tidak ada batasan untuk menuntut ilmu.
Menurut Sekda, kesempatan menjadi sukses mutlak dimiliki oleh orang yang pekerja keras serta memiliki pendidikan memadai.
Oleh karenanya, saya mengajak seluruh pegawai untuk menuntut ilmu setinggi mungkin, karena kemajuan Papua sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang baik tentunya dengan pendidikan yang baik pula.
‘’Saya pribadi pengucapkan banyak terima kasih kepada Rektor dan staf pengajar di Uncen yang telah memberikan pelajaran kepada kami selama 2,5 tahun untuk mengeyam pendidikan,’’ ujarnya.
Ditengah kesibukannya, kata Sekda, pihaknya menyiapkan waktu antara 2-3 jam untuk mengikuti kulaih. ‘’Kuliah kan tidak tidak hari, ada jadwal dan pertemuan paling lama dua sampai tiga jam,’’ tuturnya.
Disinggung soal mengapa mengambil judul Tesis “Kewenangan Otonomi Khusus Papua diantara Ego Sektoral Intelektik” ia mengatakan, persoalan Undang-Undang Otosomi Khusus Papua Tahun 2001 telah terpresur oleh undang-undang lembaga lainnya, sehingga UU Otsus Papua tak mempuyai power (kekuatan-red).
Dengan demikian, kewenangan yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua dan semua stakeholder yang lain menjadi pupus karena kewenangan tersebut bertabrakan secara prontal dengan regulasi sektoral. Katanya.
Sementara itu, Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Cenderawasih Jayapura, Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, MS, sejak tahun tahun 2014 Program Pasca Sarjana Universitas Cenderawasih telah meluluskan 419 orang.
Dari 23 orang lulusan magister  tahun ini, salah salah satu unsur pimpinan Pemerintah Provinsi Papua, Yakni Sekda Papua Hery Dosinaen.
Oleh karena itu, ilmu yang didapat ini, kata Prof Akbar, dapat dimanfaatkan untuk melakukan tata kelolah keuangan negara maupun daerah lebih baik.
‘’Ini pertama kalinya Uncen meluluskan salah seorang pimpinan daerah tertinggi di Papua, kami harapkan yang bersangkutan dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan doctor, karena beliau (Sekda) mempunyai kompetensi untuk meraih gelar doctor,’’ tutupnya.
Diketahui, tanggal 3 September 2015 nanti, akan di gelar Wisuda di Auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura. (Bams)

Dibaca 1450 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.