Sekda Ingatkan Pengalokasian Anggaran Jaminan Kesehatan | Pasific Pos.com

| 22 September, 2019 |

Proses penandatanganan kerja sama (foto:ist) Proses penandatanganan kerja sama (foto:ist)

Sekda Ingatkan Pengalokasian Anggaran Jaminan Kesehatan

Papua Selatan Penulis  Minggu, 28 Juli 2019 23:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman peserta terdaftar tentang jaminan sosial kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Merauke, BPJS Kesehatan akan terus meningkatkan kemitraan dengan pemangku kepentingan di Merauke.  Salah satu usaha yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Cabang Merauke adalah dengan bekerja sama dengan lembaga dari pemerintah daerah agar mempermudah sarana komunikasi dan koordinasi. Tujuannya adalah menyusun tim program kemitraan dengan pemangku kepentingan Merauke untuk mengevaluasi hal-hal yang perlu dilaksanakan di tahun 2019.

Pertemuan yang dilaksanakan, Selasa (23/07) di aula kantor BPJS Kesehatan Cabang Merauke itu diawali dengan pembukaan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke, Daniel Pauta didampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erfan Chandra Nugraha. “Mengawali kegiatan ini saya ingatkan kembali khususnya untuk tahun 2020 di Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020. JKN diakomodir di APBD Kabupaten/Kota, sehingga menjadi tugas kita semua untuk melihat kembali data tentang warga kita yang sesunggguhnya berapa yang perlu mendapat jaminan kesehatan di Kabupaten Merauke,” kata Daniel Pauta.

Daniel menambahkan, diharapkan seluruh pemangku kepentingan tetap bersinergi memperbaiki data penduduk sehingga tidak ada masyarakat yang terlewati. Menurutnya program utama kabupaten/kota sampai ke pusat yang diutamakan adalah pendidikan dan kesehatan sehingga tidak bisa ditawar. Pemerintah akan mempertahankan alokasi dana yang saat ini sudah diakomodir sebanyak 10 persen untuk kesehatan.
Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erfan Chandra Nugraha, mengatakan bahwa tujuan program kemitraan dengan pemangku kepentingan adalah untuk tercapainya hubungan yang baik dengan pemangku kepentingan terkait iuran jaminan kesehatan. Erfan menyambut baik komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kecukupan dan ketersediaan anggaran jaminan kesehatan pada Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) pemerintah provinsi, kabupaten ataupun kota. Selanjutnya dukungan akan tercapainya peningkatan akurasi data dan penerimaan iuran jaminan kesehatan, diharapkan akan optimal dengan koordinasi antar instansi yang sudah terjalin.

“Dari segmen peserta dan penerimaan iuran untuk jumlah peserta di kabupaten Merauke adalah sebanyak 266.654 jiwa dari 278.706 jiwa jumlah penduduk di Kabupaten Merauke sehingga mencapai 95,68% dari jumlah peserta terhadap penduduk kabupaten Merauke,”ungkap Erfan. Kegiatan itupun diakhiri dengan penandatanganan Rekonsiliasi iuran wajib antara BPJS Kesehatan Cabang Merauke dengan pemerintah daerah.

Dibaca 64 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX