Barang yang Disediakan BUMDes Sidey akan Dipromosikan melalui Grup WA | Pasific Pos.com

| 21 September, 2019 |

Barang yang Disediakan BUMDes Sidey akan Dipromosikan melalui Grup WA

Papua Barat Penulis  Sabtu, 27 Juli 2019 13:21 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dipercayakan menjadi pengelola sejumlah bantuan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kementerian Desa dan PDTT) di Distrik Sidey akan terus dikembangkan.

Salah satu langkah pengembangan adalah dengan membuat grup WhatsApp (WA) untuk mempromosikan BUMDes bersama komoditas yang dikelolanya.

Kepala Distrik Sidey, Mirdan Husein, mengatakan ke depan pihaknya akan membuat sebuah grup WhatsApp (WA) untuk menyampaikan barang-barang yang disediakan di BUMDes kepada masyarakat Sidey. Grup itu juga untuk mempromosikan BUMDes tersebut.

“Artinya, kehadiran BUMDes sekarang membantu perekonomian masyarakat kaitannya dengan Rice Milling Unit (RMU) agar hasil panen dari petani langsung dijual ke BUMDes. Selanjutnya nanti BUMDes pengolahan, kemudian dipasarkan,” sebut Mirdan kepada para wartawan di kantor Bupati Manokwari, Rabu (24/7).

Menurut dia, petani menjual padi kepada BUMDes dengan harga Rp 11.000/kilogram (kg). Selanjutnya setelah digiling, beras dijual seharga Rp 11.500 atau Rp 12.000/kg.

Di Distrik Sidey, katanya, ada pasar kawasan yang bantuan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kementerian Desa dan PDTT). Pasar itu, diklaim juga akan mendukung perekonomian masyarakat Sidey.

“Kemarin juga sudah diresmikan. Itu hari pasarannya setiap hari Jumat, jadi bukan kawasan Sidey saja tapi dari SP-1 sampai SP-11 berjualan di pasar mulai dari jam 8.00 pagi sampai jam 04 sore,” sebutnya.

Sementara untuk rumah pajang, dia sudah menyampaikan kepada Ketua BUMDes dan pengurus agar rumah pajang dibuka setiap hari. Sebab, meski di Sidey ada kios dan toko, harga barang di rumah pajang yang dikelola BUMDes Bersama Sidey relatif lebih murah.

“Jadi semuanya, saya sendiri juga belanja lagi ke BUMDes, tapi kalau BUMDes tutup ya terpaksa ada kios atau toko sekitar itu,” ujarnya. (BNB-R3) 

Dibaca 106 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX