Penyediaan Administrasi Tingkat Kampung akan Berbasis Digital | Pasific Pos.com

| 18 September, 2019 |

Penyediaan Administrasi Tingkat Kampung akan Berbasis Digital

Papua Barat Penulis  Sabtu, 27 Juli 2019 13:18 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Pemerintah provinsi (pemprov) Papua Barat mendukung program Pemerintah Australia di wilayah Papua Barat dalam penyediaan administrasi pemerintahan tingkat kampung secara digital.

Dukungan Pemprov Papua Barat ini disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Provinsi Papua Barat, Baesara Wael, bahwa dukungan melalui kerjasama Pemprov Papua Barat itu dilakukan melalui Kompak.

Kompak sendiri merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan, dan salah satu program mereka yang paling menonjol adalah membantu administrasi pemerintah tingkat kampung secara digital.

“Jadi, sistem data administrasi ini mulai dari jumlah penduduk, jumlah pekerja dan mereka juga membantu anak-anak muda di kampung agar bisa mengoperasikan komputer,” terang Baesara kepada para wartawan di kantor Kesbangpol Papua Barat, belum lama ini.

Disinggung respon pemprov terhadap program kompak tersebut, Baesara mengatakan bahwa pada saat pertemuan antara Gubernur Papua Barat dengan konsulat jenderal Australian, Gubernur telah menyampaikan program tersebut kepada kepala daerah di tingkat kabupaten kota se Papua Barat.

“Lokus dari program ini adalah di kabupaten kota, sehingga melalui rapat kerja pimpinan daerah sudah disampaikan dan ditindaklanjuti. Nah, program ini baru berjalan di empat kabupaten yakni, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Sorong, Fakfak dan Kaimana. Mudah-mudahan di kabupaten kota lainnya di Papua Barat segera bisa menjalankan program ini,” harap Baesara.

Menurut dia, melalui program tersebut akan sangat membantu pemerintah daerah baik di tingkat kampung, distrik, kabupaten maupun provinsi, untuk itu Pemprov Papua Barat sangat mendukung.

“Dari hasil pertemuan sebelumnya, bapak gubernur telah memberikan petunjuk terutama kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Statistik, Kependudukan dan instansi lainnya,” kata Baesara.

Diberitakan sebelumnya, Konsulat Jenderal Australia, Richard Mathews mengatakan, ada beberapa program yang dilaksanakan pemerintah Australia di 4 kabupaten di Papua Barat yakni, dibidang kesehatan, pendidikan, pertanian, air bersih dan pemerintahan desa.

“Ada salah program kita yang namanya kompak yakni kemitraan antara Australia dengan Indonesia untuk membangun pemerintah desa dalam hal penyiapan data administrasi dan informasi kampung. Tujuannya, agar pemerintah kampung mendapatkan data yang akurat, dalam penyusunan program dan pembuatan kebijakan supaya tepat sasaran kepada masyarakat kampung,” jelas Richard kepada wartawan di Aston Niu Hotel belum lama ini.

Richard menjelaskan, program penyiapan administrasi dan informasi kampung menggunakan anak-anak yang berada dari kampung tersebut. “Jadi yang kumpulkan data-data ini bukan orang dari luar tetapi anak-anak kampung didesa itu,” jelas Richard.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa untuk pengumpulan data di tingkat kampung berupa, jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, kekayaan masyarakat kampung, status kesehatan dan segala informasi yang diperlukan.

Nanti, sambung Richard, jika semua data-data sudah dikumpulkan, maka mereka yang akan mengelola data-data tersebut dengan menggunakan aplikasi sistem administrasi dan informasi kampung.

Program penyiapan sistem administrasi dan informasi kampung ini sudah berjalan selama 2 tahun di 203 kampung di 4 kabupaten di Provinsi Papua Barat.

“Program ini telah membuahkan hasil. Dimana, dengan sistem administrasi dan informasi kampung ini, pemerintah kampung akan dapat mengalokasikan anggaran dengan tepat sasaran. Misalnya, jika ada bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, dan bantuan bagi ibu-ibu yang belum memiliki identitas. Gubernur Papua Barat sudah menyetujui program ini dan kedepan program ini akan diimplementasikan ke seluruh kabupaten kota Se-Papua Barat,” tutur Richard. [FSM-R3] 

Dibaca 97 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini