Klinik Kuda Manis, Reformasi Sistem Keuangan Terbaik di Tanah Papua | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Klinik Kuda Manis, Reformasi Sistem Keuangan Terbaik di Tanah Papua

Papua Barat Penulis  Kamis, 25 Juli 2019 22:56 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Sesuai aturan, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) diserahkan ke BPK paling lambat 31 Maret. Hal itu menjadi komitmen Pemkab Manokwari untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh dan bersama.

Oleh karena itu, menurut Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo, perlu dilakukan upaya-upaya peningkatan akuntabailitas pengelolaan keuangan.

Sejauh ini, kata dia, Pemkab Manokwari telah melakukan berbagai pembinaan berupa pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis akrual, pelatihan review laporan keuangan kepada auditor inspektorat, penyediaan aplikasi laporan keuangan yang akuntabel.

“Selain itu, penyediaan aplikasi persediaan yang salah satunya merupakan inovasi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Manokwari yang saat ini kita saksikan dan nikmati. Patutlah bersama-sama memberikan apresiasi dan terima kasih atas kreativitas yang diciptakan,” ujar Budoyo ketika melaunching Klinik Keuangan Daerah Manokwari Bisa (Klinik Kuda Manis) di kantor BPKAD Kabupaten Manokwari, Rabu (24/7).

Dia berharap inovasi BPKAD itu menjadi contoh dan teladan bagi OPD lain dalam berkarya, khususnya dalam pengelolaan keuangan menuju pelayanan prima kepada masyarakat. Selain itu, kata dia, agar pemerintah daerah memiliki kesiapan dan kemampuan untuk terus mengelola keuangan daerah secara baik dengan tata kelola yang baik dan bersih, demi mewujudkan masyarakat Manokwari yang berbudaya, maju, mandiri, aman, damai, dan sejahtera.

“Pada kesempatan ini saya berharap dengan pelaksanaan launching Klinik Kuda Manis sebagai pusat atau tempat atau wadah sentral, dan sarana koordinasi dan konsultasi dan secara tidak langsung sebagai tempat atau wadah pelatihan bersama terkait pelaksanaan pengelolaan, pertanggungjawaban keuangan, maupun pelaksanaan rekonsiliasi berjalan efektif dan efisien,” katanya.

BPKAD Kabupaten Manokwari, lanjut Budoyo, membangun harapan reformasi sistem perencanaan, penganggaran dan pengelolaan keuangan yang terbaik di antara kabupaten/kota yang ada di Tanah Papua. Untuk itu, dia berharap Klinik Kuda Manis selain dapat dipersiapkan ikut serta dalam lomba inovasi tingkat nasional, juga diharapkan dapat memperbaiki perbaikan proses pengambilan keputusan dalam alokasi sumber daya berupa fokus pada prioritas transparansi yang lebih baik dalam alokasi pembinaan.

“Selain itu, terwujudnya konsistensi perencanaan dan penganggaran yang efisien dan efektif, tersedianya informasi kinerja yang jelas dan tegas sebagai dasar penyusunan anggaran. Semua itu dapat dilakukan dengan adanya sinergi perencanaan dengan penganggaran serta karena merupakan kebutuhan mutlak dalam pengelolaan keuangan negara khususnya APBN maupun APBD,” tukasnya.

Kepala BPKAD Kabupaten Manokwari, Ensemy Mosso, mengatakan Klinik Kuda Manis merupakan tindak lanjut dari regulasi yang dibuat pemerintah pusat. Pemerintah daerah berkewajiban melaksanakan tugas dan amanat yang diberikan pemerintah pusat dalam rangka penatausahaan keuangan di Pemkab Manokwari.

Proses pelayanan kepada masyarakat dalam hal penatausahaan keuangan, kata Mosso, merupakan proses yang sangat vital dalam menjalankan roda pemerintahan ini. Oleh karena itu, pihaknya terus dituntut untuk melakukan upaya-upaya dalam rangka proses perencanaan anggaran sampai pelaporan anggaran.

“Untuk itu, kami menggagas bagaimana proses pelayanan dalam rangka penatausahaan keuangan di Kabupaten Manokwari yang dilihat dan dipotret dari realisasi anggaran yang merupakan temuan BPK lalu kita padukan dalam rangka proses pelayanan terpadu, sehingga proses pelayanan kepada masyarakat dan OPD bisa berjalan dengan baik serta sesuai aturan dan mekanisme yang ada,” tegasnya.

Menurutnya, mau tidak mau harus ada inovasi baru dalam memberikan pelayanan dari yang sebelumnya dilakukan secara manual. “Kita dituntut untuk itu, sehingga kami membuat Klinik Kuda Manis (Klinik Keuangan Daerah Manokwari Bisa). Manokwari bisa dalam artian bahwa kita bisa berubah dari pola-pola lama, kita menuju perbaikan demi kesuksesan dalam rangka proses penatausahaan keuangan di Pemkab Manokwari,” sebut Mosso.

Kehadiran klinik itu, lanjutnya, tidak hanya untuk memberikan pelayanan kepada OPD-OPD terutama para bendahara, tapi juga kepada masyarakat. Melalui klinik itu, proses pelayanan keuangan dapat dilakukan lebih cepat.

“Salah satu contoh, kami mencoba menggagas proses pengajuan SPD (Surat Penyediaan Dana), SPP (Surat Permintaan Pembayaran), dan SPM (Surat Perintah Membayar) yang tadinya kita lakukan dengan sistem lama akan diubah, sehingga proses itu bisa dilakukan dalam waktu satu hari. Dalam pengertian, pola kerja yang lama kita ubah. SPP yang tadinya harus masuk di TU (tata usaha), kita ubah. (Bidang) Akuntansi akan terjun langsung ke lobi depan untuk memverifikasi SPP dan SPM supaya bila ada kekurangan-kekurangan yang merupakan kendala, sehingga lama diproses di keuangan hari itu juga kita harus selesaikan. Dengan begitu, proses pelayanan di OPD bahkan masyarakat bisa berjalan dengan baik,”jelasnya.

Dia menegaskan kehadiran klinik itu bukan untuk pencitraan, tapi demi pelayanan yang lebih baik terkait penatausahaan keuangan. Untuk itu, butuh dukungan para pimpinan OPD dan bendahara.

Melalui inovasi baru itu, menurut Mosso, lobi kantor BPKAD menjadi pusat pelayanan, koordinasi, dan konsultasi. Apabila ada hal-hal terkait keuangan yang perlu dibicarakan, tempat itu bisa dimanfaatkan untuk membicarakannya.

“Tempat ini bukan milik BPKAD, tapi milik seluruh OPD, terutama bendahara dalam rangka berkoordinasi, sehingga segala sesuatu terkait dengan perencanaan anggaran sampai dengan laporan kita bisa melakukannya sesuai dengan amanat UU, jadwal yang sudah ditentukan, ditetapkan, kita bisa tercapai,” imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa pada tahun 2018 APBD ditetapkan tepat waktu dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Manokwari diserahkan ke BPK tepat waktu. Dengan kehadiran Klinik Kuda Manis, diharapkan prestasi itu dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Hadir pada kegiatan itu para asisten sekda, staf ahli bupati, pimpinan OPD, serta para ASN di lingkup Setda Kabupaten Manokwari. (BNB-R3) 

Dibaca 124 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX