Sriwijaya Air Operasikan Layanan Ekonomi Premium, Mulai 29 Juli 2019 | Pasific Pos.com

| 12 November, 2019 |

Sriwijaya Air Operasikan Layanan Ekonomi Premium, Mulai 29 Juli 2019

Ekonomi & Bisnis Penulis  Kamis, 25 Juli 2019 19:03 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura - Setelah sukses memperkenalkan inovasi terbaru perihal pelayanan melalui Mobile Apps, dalam waktu dekat Sriwijaya Air akan kembali meluncurkan sebuah produk baru dengan sebutan layanan Ekonomi Premium.

Produk tersebut akan mulai dioperasikan mulai 29 Juli 2019 mendatang dengan rute penerbangan dari Makassar menuju Timika dan Jayapura pergi-pulang (PP) serta Makassar-Denpasar PP.

Distric Manager Siriwijaya Air Group Jayapura, Faisal Rahman menjelaskan, bahwa layanan baru ini memiliki beberapa kelebihan serta keunggulan yang memang sengaja dihadirkan Sriwijaya Air untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan kelas ekonomi yang semakin meningkat.

“Ekonomi Premium merupakan konsep layanan penerbangan yang kami bentuk guna mengakomodir kebutuhan para pelanggan setia untuk mendapatkan layanan dan kenyamanan yang premium dalam penerbangan bersama Sriwijaya Air,” jelasnya, di Kota Jayapura, Kamis (25/7/2019).

Adapun beberapa bentuk layanan yang diperoleh pelanggan ketika memilih Ekonomi Premium yaitu priority check in and boarding, ruang kursi yang lebih luas, penambahan kuota bagasi menjadi 25 kilogram, welcome drink and meal di dalam pesawat hingga prioritas bagasi.

Ditambahkan bahwa produk ini sifatnya add-ons dan sudah dapat diperoleh atau diakses melalui beberapa channel penjualan tiket Sriwijaya Air.

“Ekonomi Premium ini adalah layanan tambahan. Pelanggan sudah dapat membeli layanan ini melalui beberapa channel penjualan seperti kantor penjualan cabang Sriwijaya Air maupun Travel Agent,” kata Faisal.

Meski baru tersedia di rute tertentu saja, Sriwijaya Air berupaya untuk menyediakan layanan Ekonomi Premium di seluruh rute penerbangannya. (Zulkifli)

Dibaca 134 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.