LSM Papua Bangkit Pesimis PON XX Terlaksana di Papua | Pasific Pos.com

| 22 November, 2019 |

Ketua LSM Papua Bangkit, Ir. Hengky Jokhu Ketua LSM Papua Bangkit, Ir. Hengky Jokhu

LSM Papua Bangkit Pesimis PON XX Terlaksana di Papua

Sosial & Politik Penulis  Kamis, 25 Juli 2019 02:50 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Meski Papua ditetapkan menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada tahun 2020 nanti, namun pihak LSM Papua Bangkit justru pesimis penyelenggaraan pesta olahraga yang akan melibatkan 33 provinsi dari seluruh Indonesia itu dapat terlaksana, meski Pemerintah Provinsi Papua melalui Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe bersama jajarannya sangat bersemangat untuk tetap untuk menyukseskan ajang olahraga akbar tersebut.

“Saya pesimis PON dapat terlaksana. Sebenarnya kita ingin PON ini menjadi sukses dan suksesnya PON itu akan membuat Papua ini diperhitungkan sebagai sebuah kawasan yang aman, tertib dan bisa mengundang investasi. Tapi, dengan keceriaan atau semangatnya yang ada di tingkat provinsi saya cenderung pesimis. Karena di provinsi ini biasa-biasa saja, tapi kita di kabupaten yang sibuk sekali dengan pelaksanaan PON,” kata Ketua LSM Papua Bangkit, Ir. Hengky Jokhu, kepada para awak media saat ditemui di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (24/7) siang.

Dijelaskan, padahal ini seharusnya gawai provinsi, kalau kita baca Inpres Nomor 10 tentang PON itu kewenangannya ada di tangan gubernur dan sejumlah menteri dalam hal ini Menteri PUPR, Menteri BUMN, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Menteri Perhubungan.

“Itu semua ada di tangan mereka. Tapi sepertinya kalau kita lihat, artinya semakin lama semakin redup semangatnya. Kalau seperti ini kita lihat venue-venue yang ada di Kabupaten Jayapura, coba tanya di Dispora Provinsi Papua, sepertinya kita di kabupaten yang sibuk sekali. Tapi, provinsi ini biasa-biasa saja atau sepertinya mereka kurang begitu. Contoh, panitia PON XX tahun 2020 yang ada di Hamadi itu bisa kita lihat kesibukan mereka hanya biasa-biasa saja. Saya berapa kali kesana, saya sempat tanya bagaimana dengan venue dayung ini, ya mereka tidak tahu,” terangnya.

Lebih jauh dijelaskan, melihat persiapan yang ada saat ini, dirinya meragukan perhelatan PON XX Tahun 2020 yang akan digelar di Papua. Dimana, persiapan perhelatan tersebut saat ini sangat belum maksimal.

“Saya khawatir, apalagi saya baru pulang dari Semarang. Inikan waktu kita di bulan Agustus tahun lalu pertemuan dengan Sekjen KONI, itu mereka bilang kalau Papua tidak siap maka Semarang dan Bali sudah siap. Jangan-jangan hanya berapa cabang olahraga (Cabor) saja yang dipertandingkan disini, terus sisanya dipertandingkan di Semarang dan Bali. Jadi, bisa saja dikatakan PON XX 2020 itu distribusikan ke banyak daerah, yakni ada dipertandingkan di Bali karena sudah sangat siap. Demikian halnya dengan Semarang, yang sudah dari dulu sangat siap,” tutupnya.

Dibaca 163 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.