Dualisme Pemimpin KNPI Kabupaten Jayapura Karena Pemuda Terlalu Akif | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua, Alberto G. Wanimbo didampingi Mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura, Frangklin Wahey. Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua, Alberto G. Wanimbo didampingi Mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura, Frangklin Wahey.

Dualisme Pemimpin KNPI Kabupaten Jayapura Karena Pemuda Terlalu Akif

Sosial & Politik Penulis  Rabu, 24 Juli 2019 19:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua, Alberto G. Wanimbo mengungkapkan bahwa penyebab adanya dualisme kepemimpinan DPD KNPI di Kabupaten Jayapura karena pemudanya terlalu aktif.

“Terlalu aktif, dan ini hanya terjadi di masa kepeminpinannya bung Franklin Wahey dalam 1 periode terakhir ini. Mungkin karena saking aktifnya sampai ada teman-teman lain juga ingin berkesempatan untuk memimpin KNPI dan lain-lain” katanya saat ditemui wartawan usai Musda DPD KNPI Kabupaten Jayapura yang ke XIII, di Sentani, Rabu (24/7) pagi.
Terkait denga polemik dualisme kepentingan DPD KNPI, Wanimbo menerangkan bahwa sesungguhnya marwah KNPI itu seseungguhnya berada di Frangklin Wahey.

“Jadi harapan saya kedepan teman-teman yang membentuk tim KNPI di sebelah agar dapat bergabung bersama dengan kami dan kita bangun pemuda di Kabupaten Jayapura bersama-sama” tukasnya.

Dia menuturkan, marwah KNPI itu berada pada Frangklin Wahey karena yang bersangkutan dipilih secara resmi oleh seluruh pemuda yang ada di Kabupaten Jayapura.
“Yang KLB itu adalah mereka yang tidak sepaka dengan marwah yang ada jadi saya pikir semua permasalahan ini sudah tuntas di kubu ini dengan demisionernya bung Frangklin sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura" tukasnya.

Dintayai apakah dualisme kepeminpinan KNPI ini hanya terjadi di Kabupaten Jayapura saja, Wanimbo mengatakan bahwa bukan hanya di Kabupaten Jayapura saja masalah ini terjadi.
“Kejadian seperti ini juga pernah terjadi di Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Merauke tapi pemuda tiga kabupaten/kota ini sudah kembali bersatu, hanya tinggal di Kabupaten Jayapura saja. Jadi saya pikir untuk apa terpecah-pecah akan lebih baik pemuda di Kabupaten Jayapura juga bergabung seperti yang lain” ujarnya.

Selaku Ketua KNPI Provinsi Papua, Wanimbo mengatakan, untuk mencari jalan keluar agar perpecahan di kubu DPD KNPI Kabupaten Jayapura ini tidak berlanjut.

Pihaknya akan turun tangan untuk memanggil dan merangkul kubu tersebut untuk dapat bergabung bersama dengan pengurus DPD KNPI Kabupaten Jayapura yang resmi.

“Itu akan kita lakukan nanti, jadi siapapun yang menjadi Ketua DPD KNPI nanti menggantikan bung Frangklin jangan ada lagi kubu-kubu karena pemuda itu harus bersatu” tandas Wanimbo.

Dibaca 164 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX