Wali Kota Jayapura Akui Etika Pemerintahan Sudah Sesuai Aturan | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano

Wali Kota Jayapura Akui Etika Pemerintahan Sudah Sesuai Aturan

Kota Jayapura Penulis  Selasa, 23 Juli 2019 20:43 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menyanyangkan pernyataan Rifai Darus terkait pengembalian dana otonomi khusus (otsus) 2019, jika dana tersebut baru masuk di rekening Pemerintah Kota Jayapura pada November mendatang.

Dalam postingannya (Rifai Darus) di media sosial, dikatakan, kalau Pemerintah Kota Jayapura tidak tau etika pemerintahan.

"Saya tidak bicara mengancam pemprov, saya bicara anturan. Kalau Otsus turun November, maka proses administrasinya satu bulan," jelas Tomi Mano di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (22/7/19).

Menurut Benhur, dana otsus saat ini sudah berada di kas Pemerintah Provinsi Papua, namun belum juga dikucurkan ke kas kabupaten/kota.

"Kami sudah melakukan etika pemerintahan dengan baik. Buktinya, Kota Jayapura menjadi barometer di Papua. Proses pemerintahan yang baik itu di Kota Jayapura," jelasnya.

Benhur menjelaskan, jika dana otsus di salurkan pada November mendatang, tidak ada waktu untuk melakukan lelang. Sementara waktu efektif untuk pelelangan harus satu bulan, dan hal ini untuk menegakkan aturan.

"Ngomongnya sembarangan, mau cari muka di Gubernur. Ngomongnya seenaknya saja, saya akan suruh Pak Awi cari dia. Dana otsus tahun ini dari Rp95 miliar turun 31,8 persen. Kami akan melakukan revisi lagi. Tidak tau uang itu dipakai untuk apa sampai-sampai dana otsus dikurangi," pungkasnya.

Tersisa waktu empat bulan, Benhur mengharpakan kepada masing-masing OPD agar berpacu dalam pelaksanaan kegitan sehingga pekerjaan baik fisik dan keuangan tahun ini bisa 100 persen.

"Dana otsus untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, yaitu kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Jadi, sudah jelas kehadiran dana otsus dibagi habis, bukan untuk kegiatan lain," ungkapnya.

Dibaca 54 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.