Pemkab Manokwari Dinilai Tidak Serius Selesaikan Persoalan Sosial di Sanggeng | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Pemkab Manokwari Dinilai Tidak Serius Selesaikan Persoalan Sosial di Sanggeng

Papua Barat Penulis  Senin, 22 Juli 2019 03:01 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan C. Warinussy, SH mempertanyakan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari dalam menyelesaikan persoalan sosial, seperti prostitusi ilegal di Taman Besi, Sanggeng, Manokwari.

Ia mengatakan, kembali aktifnya prostitusi di Sanggeng, membuktikan jika Pemkab tidak serius untuk menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Apa gunanya ada Dinas Sosial kalau mereka tidak bisa bertanggung jawab untuk mengurus para PSK yang menjajakan diri di Sanggeng. Ini kan bagian dari tupoksi Dinas Sosial,” jelas Warinussy kepada Tabura Pos di Sekretariat LP3BH Manokwari, Sabtu (20/7).

Menurut dia, jika Bupati Manokwari, Demas P. mandacan sudah turun melakukan eksekusi terhadap para PSK ilegal di Pasar Sanggeng, maka Dinas Sosial harus melanjutkan amanat dengan melakukan pendataan serta mengawasi para PSK, sehingga mereka tidak menjajakan diri lagi.

Lanjut Warinussy, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Manokwari juga harus melakukan control terhadap los yang sudah dibangun, tetapi belum difungsikan, sehingga tidak digunakan untuk praktek prostitusi ilegal.

“Tidak ada kontrol seperti ini, sehingga mereka kembali beroperasi. Buktinya, mereka bisa gunakan los yang dibangun pemerintah sebagai kamar untuk melampiaskan hasratnya,” ungkap dia.

Di samping itu, ia menambahkan, Satpol PP Kabupaten Manokwari juga harus berperan aktif melakukan patroli dan menindak setiap PSK yang berkeliaran di Taman Besi dan sekitarnya.

Dia menerangkan, seharusnya, Pemkab setelah melakukan pembongkaran, para PSK dikumpulkan dan didata, kemudian dibina dengan berbagai ketrampilan. Dengan ketrampilan itulah, kata Warinussy, akan menjadi bekal atau modal usaha untuk menjamin kelangsungan hidupnya. [BOM-R1] 

Dibaca 77 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.