KTNA Sebagai Wadah Komunikasi dan Tukar Pengalaman | Pasific Pos.com

| 18 September, 2019 |

KTNA Sebagai Wadah Komunikasi dan Tukar Pengalaman

Papua Barat Penulis  Senin, 22 Juli 2019 02:58 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Kegiatan Pekan Daerah (PEDA) IV Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Papua Barat tahun 2019 yang dipusatkan di Kabupaten Teluk Bintuni akan dilaksanakan selama sepekan mulai 21 hingga 27 Juli 2019.

Secara resmi, kegiatan telah dibuka Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan didampingi Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiew dan Bupati Fakfak, Mohammad Uswanas di Lapangan GSG Teluk Bintuni, Minggu (21/7).

Pembukaan PEDA IV KTNA se Papua Barat ditandai dengan penyerahan pataka dan piala bergilir dari kontingen PEDA IV KTNA Kabupaten Fakfak kepada Bupati Teluk Bintuni disaksikan Gubernur Papua Barat dan kontingen dari 12 kabupaten dan 1 kota se Papua Barat.

Gubernur Dominggus Mandacan dalam sambutannya mengatakan, program pertanian, peternakan, perkebunan, kelautan dan perikanan merupakan program prioritas dalam pembangunan nasional.

"Sektor-sektor ini berperan penting dalam perekonomian nasional, dimana peran strategis digambarkan melalui pelaksanaan program yang menyentuh rakyat seperti pembinaan kepada para petani, nelayan dan peningkatan produktifitas komoditi strategis yang menghubungkan rantai pasokan konsumsi sampai pada konsumen,” terang Mandacan.

Kemudian membuka peluang investasi, membuka lapangan pekerjaan dan mengusahakan sumber pendapatan bagi masyarakat dan tetap menjaga kelestarian lingkungan," kata Mandacan.

Dikatakan Mandacan, sektor pertanian dan kelautan merupakan penyediaan bahan pangan bagi manusia, bahan pangan yang dikonsumsi manusia apabila memiliki kualitas yang baik dan bergizi yang akan memberikan sumberdaya manusia yang berkualitas.

"Hal ini berkolerasi dengan indeks pembangunan manusia Papua Barat. Sebab upaya pemenuhan pangan merupakan upaya strategis pemerintah Papua Barat yang dijabarkan melalui langkah-langkah operasional antara lain. Perluasan areal lahan pertanian, melestarikan sumberdaya pertanian, penerapan teknologi budidaya yang ramah lingkungan untuk meningkatkan produktifitas, menyiapkan sarana dan prasaran pertanian kelautan dan promosi komoditas pangan lokal dan hasil laut serta pengembangan ternak dan penyempurnaan manajemen program dan kegiatan" beber Mandacan.

Mandacan menambahkan, selama PEDA IV KTNA se Papua Barat dilaksanakan, akan diisi dengan beberapa kegiatan lomba yang melibatkan kelompok tani dan nelayan se Papua Barat.

"Kegiatan ini harus menjadi sarana untuk berkomunikasi mendemostrasikan dan menukar pengalaman serta mengembangkan prestasi. Selain itu, juga sebagai wadah mensosialisasikan paket-paket teknologi untuk mengembangkan pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan serta ketahanan pangan," tandas Mandacan.

Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura, provinsi Papua Barat, Jacob Fonataba berharap pelaksanaan PEDA IV KTNA Papua Barat dapat memotivasi para petani dan nelayan di provinsi Papua Barat untuk memajukan dan mengembangkan usaha sesuai bidangnya masing-masing.

"Untuk mengetahui dan saling mengenal tani dan nelayan se provinsi Papua Barat sebagai ajang untuk bertukar pengalaman dan informasi menyangkut perkembangan pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan dan menambah wawasan serta pengetahuan peserta perwakilan petani dan nelayan dari seluruh daerah di Papua Barat," kata Fonataba.

Pelaksanaan PEDA IV KTNA, Lanjut Fonataba juga bertujuan untuk membangun konektivitas pemasaran dari tempat produksi yang selama ini sering menjadi kendala antara petani dan nelayan. Serta mempersiapkan diri pada pekan nasional KTNA yang akan dilaksanakan di Kota Padang, Sumatra Barat pada 20-25 Juni 2022, tandasnya. [FSM-R3] 

Dibaca 83 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX

Berita Terkini