Jumlah Pasien Mengikuti Operasi Katarak di RS Bhayangkara Lodewijk Mandacan Melebihi Target | Pasific Pos.com

| 20 November, 2019 |

Jumlah Pasien Mengikuti Operasi Katarak di RS Bhayangkara Lodewijk Mandacan Melebihi Target

Papua Barat Penulis  Senin, 22 Juli 2019 02:54 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Sebanyak 260 pasien mengikuti operasi katarak dan petregium yang digelar Polda Papua Barat. Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama dengan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia di Rumah Sakit Bhayangkara Lodewijk Mandacan dilakukan Polda Papua Barat, Jl. Raya Anday Manokwari, Sabtu (20/7).

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Lodewijk Mandacan Polda Papua Barat, Kompol Dr. Eko Yulianto mengungkapkan, berdasarkan data sebelumnya melaui proses penjaringan tercatat sekitar 247 pasien.

Namun setelah melalui pemeriksaan kesehatan dan proses scraining pada Sabtu (20/7), jumlah tersebut kemudian bertambah menjadi 260 pasien.

Ia menjelaskan, selama proses operasi semua penanganan berjalan dengan baik tanpa ada kendala. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pendampingan dan perawatan kepada para pasien hingga pasien tersebut dinyatakan betul-betul sembuh.

“Setelah operasi, kita tetap melakukan pendampingan dan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Lodewijk Mandacan Polda Papua Barat, untuk memastikan pasien itu betul-betul sembuh setelah melakukan operasi,” tandasnya.

Pada operasi ini, menerjunkan 8 dokter ahli dan 8 pendamping dokter ahli mata dari Yayasan Budha Tzu Chi yang didatangkan langsung dari Jakarta dan dibantu oleh puluhan petugas medis lokal. Pasien yang mengikuti operasi katarak telah melalui proses penjaringan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan screening mata.

Pasien dinyatakan layak mengikuti operasi apabila tidak memiliki riwayat penyakit seperti sakit gula, asma berat, hipertensi serta positif menderita katarak. Indikasi adanya katarak dapat diketahui dengan adanya tanda atau garis-garis putih dibagian mata, penglihatan yang mulai kabur dan sebagainya, penyakit katarak biasanya muncul diiringi dengan bertambahnya usia dan usia paling rentan mengalami katarak adalah usia 40 tahun ke atas.

Bagi pasien yang telah dioperasi tidak dianjurkan untuk menyentuhkan langsung matanya dengan air, terpapar sinar matahari secara langsung, dan tidak boleh digosok. Proses penyembuhan pasca operasi, sekitar 3 hari dengan kondisi tubuh sehat dan prima.

Untuk menghindari resiko gagalnya operasi, pihak Rumah Sakit Bhayangkara Lodewijk Mandacan Polda Papua Barat akan tetap melakukan perawatan dan pendampingan pasca operasi untuk mengetahui perkembangannya.

Operasi katarak ini juga dimaksukdan untuk mempromosikan Rumah sakit Bhayangkara Lodewijk Mandacan Polda Papua Barat peduli terhadap masyarakat, peduli terhadap kesusahan dan kebutuhan masyarakat. [CR45-R3] 

Dibaca 108 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX