Peran Bank Indonesia Cukup Besar Di Daerah | Pasific Pos.com

| 22 September, 2019 |

Peserta saat menyimak materi (foto:iis) Peserta saat menyimak materi (foto:iis)

Peran Bank Indonesia Cukup Besar Di Daerah

Papua Selatan Penulis  Minggu, 21 Juli 2019 21:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Peran Bank Indonesia di daerah cukup besar, di antaranya memberikan advice kepada Pemda untuk pengembangan ekonomi. Selain itu Bank Indonesia juga memiliki peran dalam meningkatkan inklusi keuangan, yakni tingkat kemudahan masyarakat untuk bisa mengakses produk-produk lembaga keuangan, seperti tabungan, kredit, deposito dan lain sebagainya. “Jadi Bank Indonesia ingin mendorong agar masyarakat semakin mudah dalam mengakses produk lembaga keuangan.

Namun tidak hanya bank saja tetapi meliputi pula BPR, asuransi, lembaga pembiayaan, multi finance dan sebagainya,”terang Manager Bidang UMKM Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Galih Budi Utomo pada kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal di Swiss-Belhotel Merauke belum lama ini. Lebih lanjut ia mengungkapkan, Bank Indonesia terus berupaya untuk membangun UMKM agar dapat berkembang dengan harapan inflasi dapat terjaga. Seperti yang diketahui ketika harga barang dan jasa mengalami kelangkaan maka dapat menyebabkan inflasi.

Contohnya ketika bawang putih mengalami peningkatan harga yang cukup signifikan menjelang Idul Fitri beberapa waktu lalu yang ternyata disebabkan terhambatnya kapal dari Jawa. Dengan demikian yang menyebabkan kenaikan harga karena pasokan barang tersebut berkurang atau lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah permintaan. Oleh sebab itu jika UMKM dapat didorong untuk memproduksi bawang putih sendiri atau kebutuhan lainnya seperti cabe, ayam, bawang merah dan lain-lain maka pasokan akan lebih terjaga.
Kita berupaya mendorong pengembangan UMKM supaya inflasi tetap terjaga. Lalu ketika UMKM sudah berkembang dan mampu mengakses produk lembaga keuangan maka mereka akan semakin terbiasa dengan bank dan akan lebih cepat lagi untuk berkembang.

Semakin banyak orang yang ke bank, itu berarti stabilitas sistem keuangan akan semakin kuat karena orang semakin mempercayai bank,”jelasnya. Menurutnya, jumlah UMKM cukup banyak sehingga semakin banyak menyerap tenaga kerja. Jumlah UMKM di Indonesia bahkan sudah mendekati angka 58 juta dan jumlah pelaku usaha di Indonesia hampir 100% berupa UMKM. Oleh sebab itu UMKM sangat berperan dalam perekonomian hingga mencapai 60% lebih sehingga perlu dilakukan upaya agar UMKM depat terus tumbuh.

Dibaca 65 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX