Kemenag Kota Jayapura Keluhkan Minimnya Guru PAI | Pasific Pos.com

| 15 December, 2019 |

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Syamsuddin Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Syamsuddin

Kemenag Kota Jayapura Keluhkan Minimnya Guru PAI

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Jumat, 19 Juli 2019 22:14 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Caption foto:  saat diwawancara

Laporan: Ramah

JAYAPURA - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura, mengeluhkan minimnya penambahan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan jumlah siswa jenjang pendidikan SD hingga SMA.

"Memang kita sangat kurang guru PAI. Mestinya dua tahun harus dilakukan kegiatan-kegiatan yang bisa memberikan pencerahan baru, ini kadang-kadang sudah sampai enam hingga tujuh tahun tidak didiklatkan lagi," kata Kepala Kemenag Kota Jayapura, Syamsuddin di Jayapura, Jumat (19/7/19).

Menurut Syamsuddin, regulasi penetapan guru PAI bukan lagi di Kemenag, melainkan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terutama pemerintah daerah (Pemda).

"Banyak sekolah yang tidak ada gurunya atau banyak sekolah yang siswanya banyak kemudian rasio guru dan siswa tidak sesuai karena sudah hampir 10 tahun tidak ada rekrutmen guru agama Islam sementara tiap tahun ada pensiun. Itu persoalannya," jelasnya.

Termasuk juga dengan pengawas, lanjut Syamsuddin, hanya ada satu pengawas guru pendidikan agama Islam, guru pengawas Kristen ada empat orang, sementara pengawas Katolik sama sekali tidak ada.

"Kami tetap berjalan untuk bisa meraih hasil yang terbaik. Maksimal tentu saja dengan apa yang dipunyai saat ini tapi masyarakat dan para stakeholder tentu saja masih punya keterbatasan seperti sarana pendukung dan kesempatan untuk menata diri dengan memperbaiki kompetensi," ujarnya.

Dibaca 123 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX