Sekda Manokwari Menutup Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan OPD | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Sekda Manokwari Menutup Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan OPD

Papua Barat Penulis  Jumat, 19 Juli 2019 14:19 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Sekda Kabupaten Manokwari, Aljabar Makatita mengucapkan selamat dan terima kasih terhadap para peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Keuangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (17/7) hingga Kamis (18/7).

Dia berharap, peserta yang telah mendapatkan pembekalan secara teknis, bisa membantu pemerintah daerah dalam penyusunan laporan keuangan menuju tanggung jawab bersama mewujudkan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Sehingga, opini LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) Kabupaten Manokwari Tahun Anggaran 2020 Wajar Tanpa Pengecualian,” katanya dalam acara penutupan Bimtek di Hotel Valdos, Kamis (18/7).

Makatita juga menyampaikan penghargaan terhadap BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat yang telah meluangkan waktu memberikan wawasan dan pengetahuan tentang teknis pengelolaan keuangan daerah secara maksimal.

Lanjut Sekda, aparatur sipil negara (ASN) sebagai unsur utama sumber daya manusia, mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Menurutnya, sosok ASn yang mampu memainkan peran itu adalah ASN yang mempunyai kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan perilaku yang penuh kesetiaan dan ketaatan terhadap negara, bermoral, bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta pimpinan OPD menghadiri kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Manokwari, tidak boleh hanya menghadiri kegiatan jika ada Bupati Manokwari.

Dikatakannya, jika pimpinan OPD berhalangan hadir, harus menugaskan sekretaris atau pejabat yang mewakilinya. “Pimpinan memberikan contoh, bagaimana anak buah memberikan contoh menghadiri suatu kegiatan,” imbuh Makatita.

Di samping itu, ia mengingatkan ASN yang mengikuti kegiatan untuk menghilangkan kata ‘tidak bisa’ dan jika itu terus digunakan, maka seterusnya akan tidak bisa. “Itu doa, bapak dan ibu mendoakan diri sendiri bahwa tidak bisa, sementara Tuhan sudah memberikan talenta kepada kita masing-masing,” tukasnya.

Dirinya juga berharap Kepala BPKAD Kabupaten Manokwari terus menggelar kegiatan seperti supaya penyusunan laporan keuangan di setiap OPD semaki baik dari waktu ke waktu.

Di sela-sela acara penutupan, diumumkan 3 peserta yang meraih nilai tertinggi pada tes terakhir. Nilai tertinggi diraih Gatot Hadi Sucipto (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Manokwari), Sugeng (RSUD Manokwari), dan Umrah Nur (Bapenda) Kabupaten Manokwari. [BNB-R1] 

Dibaca 91 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.