Kota Jayapura belum ada rumah pemotongan babi | Pasific Pos.com

| 22 August, 2019 |

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo

Kota Jayapura belum ada rumah pemotongan babi

Kota Jayapura Penulis  Kamis, 18 Juli 2019 20:31 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)
 
JAYAPURA - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo mengatakan, sampai saat ini belum ada Rumah Pemotonhan Babi (RPB).
 
"Selama ini bila warga memotong babi dilakukan pemotongan sendiri tidak melalui rumah pemotongan babi," ujarnya di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (18/7/19).
 
Menurut Rollo, keberadaan RPN untuk ymenjamin higienis daging babi yang dipotong maka sudah seharusnya tempat pemotongan khusus.
 
"Di Kota Jayapura baru punya Rumah Potong Hewan (RPH). RPB ini sangat penting karena bisa menjamin daging yang diproduksi daging dapat tersedia higienis, aman, sehat dan halal sehingga menjamin keamanan konsumen," ujarnya.
 
Dijelaskan Rollo, babi harus dipotong sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) pemotongan, sebab melalui pemeriksaan bakteri dalam daging babi atau antimorten agar menjamin bahwa daging yang diproduksi di RPB harus sehat dan higienis.
 
"Konsumen daging babi cukup tinggi, sementara rumah pemotongan babi belum ada tapi kami berupaya agar RPB ada. Belum adanya RPB karena konstruksinya khusus sehingga perencanaan, pembiayaan cukup besar dan pembangunan rumah potong harus memiliki lokasi
 
"Untuk pemotongan babi harus ada kir master dan dokter hewan, mulai dari pemeriksaan, pemotongan hingga pembersihan," ungkapnya.
Dibaca 614 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.