Selama Penugasan, Satgas Pamtas Tidak Lakukan Pelanggaran | Pasific Pos.com

| 16 December, 2019 |

Personil Satgas saat mengikuti pelepasan (foto:iis) Personil Satgas saat mengikuti pelepasan (foto:iis)

Selama Penugasan, Satgas Pamtas Tidak Lakukan Pelanggaran

Papua Selatan Penulis  Kamis, 18 Juli 2019 20:25 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Selama penugasan, Satgas Pamtas RI PNG-Yonif Mek-521/Dadaha Yudha dan Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya di wilayah Kolakopsrem 174/ATW tidak melakukan pelanggaran yang dapat mempengaruhi citra TNI di masyarakat. Personil telah mengimplementasikan sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI serta mampu berinteraksi langsung di lingkungan masyarakat dengan mengadakan pendekatan dan komunikasi sosial yang baik. semua itu dilakukan untuk merebut simpati dan hati rakyat, muara dari kondisi ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat yaitu terwujudnya situasi keamanan yang kondusif.

“Apa yang kalian kerjakan selama ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara yang tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan, tentulah semua pihak menyadari beban tugas, tingkat kesulitan dan beratnya kondisi yang kalian alami selama menjalankan tugas di daerah ini. meskipun demikian, saya harap-kan tidak satu prajuritpun yang menepuk dada dengan keberhasilan tugas ini, karena prajurit TNI memang disiapkan untuk menghadapi setiap situasi dan kondisi apapun dalam rangka mempertahankan keutuhan wilayah NKRI. Untuk itu, jadikanlah pengalaman tersebut sebagai penambah motivasi dan sarana memperbaiki diri untuk menghadapi tugas-tugas pada masa mendatang,”ujar Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Yosua Pandit Sembiring, SIP dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Danrem 174/ATW, Brigjen TNI Agus Abdurrauf, SIP, M.rt (Han) pada upacara pelepasan di Makorem kemarin. Panglima juga menyampaikan tentang pentingnya bagi para prajurit untuk memeriksa kembali semua hal yang berkaitan dengan administrasi serta prosedur tetap bagi satuan yang purna tugas. Kelengkapan dan kecermatan penyelesaian akhir administrasi harus dipenuhi oleh satuan penugasan, karena merupakan sesuatu yang sangat penting, baik bagi personil maupun satuan tugas pengganti.

Lakukanlah semua dengan sebaik-baiknya, agar purna tugas dapat diselesaikan dengan tertib dan aman. Para prajurit yang akan meninggalkan daerah ini untuk tidak membawa flora maupun fauna yang dilindungi, karena sebagaimana komitmen institusi-institusi lain yang peduli terhadap pelestarian lingkungan, Kodam XVII/Cenderawasihpun mempunyai komitmen kepedulian yang sama terhadap pelestarian lingkungan hidup. sedangkan dalam perjalanan kembali ke satuan induk, perhatikanlah kesehatan dan keamanan. Hindarilah hal-hal yang dapat merugikan satuan dan diri sendiri, yang mungkin terjadi karena faktor kelalaian.

Khusus kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan semua pihak yang telah turut membantu kelancaran dan keberhasilan tugas ini ia tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kiranya dukungan dan kerjasama yang baik ini dapat diteruskan kepada setiap prajurit TNI yang melaksanakan tugas di daerah ini.

Dibaca 135 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.