Siswa SMA YPPK Yos Sudarso Ikut Penyuluhan | Pasific Pos.com

| 15 October, 2019 |

Ipda Sitanggang saat member materi (foto:ist) Ipda Sitanggang saat member materi (foto:ist)

Siswa SMA YPPK Yos Sudarso Ikut Penyuluhan

Papua Selatan Penulis  Kamis, 18 Juli 2019 20:16 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Kepala Kepolisian Resor Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH melalui Kaurbin Ops Satuan Narkoba, Ipda J. Sitanggang dan anggotanya kembali memberikan penyuluhan narkoba bagi murid baru di SMA Yos Sudarso Merauke Selasa lalu. Dikatakan, upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di masyarakat terutama di kalangan remaja yang masih duduk di bangku sekolah terus dilakukan. Ini merupakan program Polres Merauke yang bekerjasama dengan seluruh pihak sekolah terutama saat ajaran baru seperti saat ini di SMA Yos Sudarso Merauke.

Pada penyuluhan yang diikuti oleh 57 peserta itu ia menegaskan bahwa dari pada pengguna narkoba dan miras sangat besar karena narkoba bisa merusak generasi muda. Sebab efek sampingnya dapat merusak sel-sel saraf dari komponen otak, selain itu dapat berdampak buruk yang mengakibatkan pengguna dapat melakukan perbuatan brutal, mencuri ataupun membunuh seseorang untuk mendapatkan uang membeli narkoba.

“Pengaruh narkoba dan miras sangatlah berbahaya, untuk itu kita harus katakan tidak pada narkoba dan miras,”ujarnya. Ditambahkan, pihak Kepolisian Resor Merauke di tahun 2018 lalu sudah mengungkap 9 kasus narkoba dan tahun 2019 sudah ada 2 kasus yang terungkap. Sangat diharapkan bantuan dan partisipasi para siswa dan warga masyarakat terkait masalah yang meresahkan seperti narkoba dan miras. Diminta dapat melaporkan bila mengetahui adanya kasus. Sementara itu Kepsek SMA Yos Sudarso, Wilhemus Ohoitimur memberikan apresiasi kepada narasumber karena sudah bersedia memberikan penyuluhan bahaya narkoba dan miras bagi siswanya. Pihaknya akan berupaya agar kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara rutin.

Dibaca 68 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX