BPJS Kesehatan Papua Hadirkan Ade Rai, Sosialisasikan Pola Hidup Sehat | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Brand Ambasador BPJS Kesehatan, Ade Rai mensosialisasikan program JKN – KIS dan pola hidup sehat bagi peserta JKN – KIS. (Zulkifli) Brand Ambasador BPJS Kesehatan, Ade Rai mensosialisasikan program JKN – KIS dan pola hidup sehat bagi peserta JKN – KIS. (Zulkifli)

BPJS Kesehatan Papua Hadirkan Ade Rai, Sosialisasikan Pola Hidup Sehat

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Kamis, 18 Juli 2019 18:01 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Papua dan Papua Barat menghadirkan Brand Ambasador BPJS Kesehatan yang juga praktisi serta trainer, Ade Rai.

Kehadiran Ade Rai untuk mensosialisasikan pola hidup sehat dan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) bagi peserta JKN-KIS di Kota Jayapura, Rabu (17/7/2019).

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Papua dan Papua Barat, C. Falah Rakhmatiana mengatakan tujuan sosialisasi pola hidup sehat melalui Brand Ambasador BPJS Kesehatan adalah untuk menggalakkan pola hidup sehat.

“Ade Rai adalah sosok yang membiasakan pola hidup sehat dan itu kelihatan dari badannya. Masyarakat kita kan harus dikasih contoh dulu terhadap sebuah keberhasilan, kalau dia berperilaku hidup sehat, maka jarang sakit tentunya,” jelas Falah.

Lebih lanjut, Falah menyampaikan bahwa pihaknya ingin masyarakat menjaga dirinya sendiri dengan perilaku hidup sehat, dengan demikian sama saja menjaga orang lain.

“Kalau dia sehat, maka bisa membantu orang lain, artinya iuran BPJSnya tidak dia dipakai tetapi dipakai oleh orang yang membutuhkan atau yang sakit. Jadi lebih banyak orang menjaga dirinya, akan lebih banyak juga orang terlindungi oleh orang yang sehat, karena konsep BPJS Kesehatan adalah subsidi silang, yang sehat membantu yang sakit, kita harap seluruh peserta lebih banyak yang sehat ketimbang yang sakit agar iurannya bisa menjamin yang sakit,” imbuhnya.

Pihaknya berharap masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS agar segera mendaftar, karena ada tiga manfaat ketika menjadi peserta, pertama, perlindungan pada saat sakit, kedua adalah sharing dan ketiga adalah patuh terhadap aturan dimana undang-undang mensyaratkan masyarakat Indonesia harus punya kartu JKN-KIS maksimal tahun 2019.

“Kalau nanti lewat tahun 2019 belum memilik kartu JKN-KIS, maka nanti ada sanksi administrasi, saat ini lagi dirumuskan kapan pelaksanannya. Nanti susah cari kerja kalau tidak punya kartu JKN-KIS,” ujar Falah.

Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan yang telah menghadirkan Ade Rai untuk mensosialisasikan pola hidup sehat.

Diakui Rustan, sosialisasi pola hidup sehat dan manfaat program JKN-KIS bagi peserta dan masyarakat di Kota Jayapura sejalan dengan program pemerintah termasuk Pemerintah Kota Jayapura untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Namun, Rustan mengingatkan BPJS Kesehatan agar lebih masif memperkenalkan tentang kesehatan kepada masyarakat lantaran ia menilai pelayanan BPJS Kesehatan sudah cukup bagus. (Zulkifli)

Dibaca 120 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik