Cemburu, Suami Aniaya Istri Hingga Nyaris Tewas | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Pelaku penganiayaan saat diamankan. Pelaku penganiayaan saat diamankan.

Cemburu, Suami Aniaya Istri Hingga Nyaris Tewas

Kriminal Penulis  Rabu, 17 Juli 2019 21:00 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Selvia Flora Apaseray (47), warga Kampung Gemebs Distrik Nimboran terpaksa harus mendapatkan perawatan medis, lantaran menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh MG (36) yang tidak lain merupakan suaminya sendiri.

Selvia Flora Apaseray (47) hingga kini masih mendapatkan perawatan medis akibat luka cukup para akibat ulah sang suami. sementara MG pelaku penganiaya kini telah berada di balik jeruji besi Mapolsek Nimboran guna mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengungkapkan motif dari kasus penganiyaan berat yang dilakukan oleh MG terhadap istrinya sendiri Selvia Flora Apaseray lantaran cemburu.

"Dari keterangan pelaku diketahui bahwa pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban karena cemburu, menurut pelaku istrinya memiliki Pria idaman lain," terangnya Rabu (17/7) siang.

Ia menjelaskan, kasus penganiyaan yang menimpah korban terjadi sejak Minggu hingga Senin Kamarin, dimana awalnya pelaku memukul korban menggunakan gagang kapak, kemudian menyiramnya menggunakan air panas. Tidak sampai disitu lanjut Kamal, Setibanya di Kebun korban kembali dianiaya hingga pingsan kemudian disetubuhi lalu ditinggalkan pelaku.

"Kasus tersebut diketahui ketika dua orang saksi mendapati korban di kebun dalam keadaan tanpa busana dengan kondisi babak belur. Sempat parae saksi bertemu dengan pelaku, namun pelaku menyampaikan pergi saja lihat dia (korba) mungkin sudah mati," tutur Kamal.

Lanjut Kamal, setelah korban dievakuasi ke puskesmas setempat, warga sekitar langsung melaporkan kepada pihak Kepolisian atas kasus penganiyaan tersebut.

"Pelaku ditangkap di Sungai Sprom Kampung Gemebs Distrik Nimboran, Selasa (16/7) malam, tanpa ada perlawanan dan kemudian dibawah ke Mapolsek Nimboran guna proses pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Kamal menambahkan, atas perbuatannya MG (36) dijerat pasal 351 ayat (2) KHUPidana tentang penganiayaan dengan hukuman diatas 5 tahun penjara.

Dibaca 49 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.