APBD Perubahan, Bappeda Kabupaten Jayapura Siapkan RKPD | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Plt Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura, Parson Horota Plt Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura, Parson Horota

APBD Perubahan, Bappeda Kabupaten Jayapura Siapkan RKPD

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 17 Juli 2019 14:35 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Saat ini Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Jayapura telah disiapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jayapura.

“Untuk Anggaran Pendapatan Belanja Derah Perubahan (APBD P) secara umum, kami sudah siapkan dokumen RKPD Perubahan karena itu memang merupakan mekanismenya untuk membahas APBD Perubahan,” sebut Parson Horota selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura, ketika ditanya wartawan diruang kerjanya, Selasa (16/7) sore.

Parson menyebutkan, pihaknya menyiapkan dokumen RKPD perubahannya, kemudian nanti dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang akan membahas proses perubahan pendapatan tambahan pendapatan daerah dan program-program atau usulan-usulan kegiatan yang mendapat perubahan itu nanti disepakati oleh tim anggaran.

“Sehingga di tahapan Bappeda, kami sudah siapkan dokumen RKPD perubahannya, kemudian KUA-PPAS perubahannya juga sudah kami siapkan dan tinggal kita lihat belanjanya di bahas oleh tim anggaran dalam satu atau dua hari ini,” lanjutnya.

Dikatakan, begitu ada penetapan dari tim anggaran terhadap APBD Perubahan 2019 dan program-program apa saja yang masuk didalam prioritas perubahan, maka pihaknya sudah bisa lengkapi dokumen serta bisa dikirim untuk di evaluasi oleh Inspektorat.

"Kemudian kami kirim KUA-PPAS ke DPRD untuk dijadwalkan di sidang-sidang APBD Perubahan 2019. Begitu pula dengan RKPD tahun 2020, untuk tahun 2020 juga dokumennya sudah kami siapkan RKPD. Saat ini RKPD nya sudah ada di Inspektorat, sementara kami sedang siapkan KUA-PPAS nya,”jelas Parson

Dibaca 63 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.