Agustince:”Produk Kadaluarsa Minim, Suatu Keberhasilan” | Pasific Pos.com

| 17 October, 2019 |

Kepala Loka POM Kabupaten Merauke, Agustince Werimon (foto:iis) Kepala Loka POM Kabupaten Merauke, Agustince Werimon (foto:iis)

Agustince:”Produk Kadaluarsa Minim, Suatu Keberhasilan”

Papua Selatan Penulis  Selasa, 16 Juli 2019 20:18 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Loka POM Kabupaten Merauke, Agustince Werimon mengemukakan bahwa pengawasan rutin dilakukan oleh pihaknya terutama dalam mengawasi produk yang kadaluarsa. Dari hasil pengawasan diakui masih ditemukan produk pangan kadaluarsa yang dijual sehingga pembinaan gencar dilakukan. Menurutnya, suatu keberhasilan jika produk kadaluarsa semakin sedikit ditemukan. “Jika menemukan produk kadaluarsa maka sesuai SOP kami adalah melakukan langkah pembinaan terlebih dahulu berupa pemusnahan produk disaksikan langsung oleh kami.

Namun ketika kami menemukan yang kedua kalinya, maka akan diberikan peringatan hingga keempat kalinya jika masih menjual maka akan ditempuh upaya prosticia,”tegasnya kepada wartawan di Hotel Ermasu belum lama ini. Lebih lanjut ia menjelaskan, di Kabupaten Merauke belum diterbitkan Perda tersebut sehingga jika berpedoman dari segi aturan maka pihaknya tidak bisa melarang sebelum benar-benar tiba masa kadaluarsanya.

Selain menemukan pangan kadaluarsa, pihaknya juga pernah menemukan kosmetik illegal yang tidak memiliki ijin edar bahkan ada kosmetik yang dipalsukan. Dalam hal ini sudah ada database terkait dengan kosmetik apa saja yang sudah menjadi temuan. Pihak pusat juga selalu memberikan informasi sehingga kosmetik tersebut harus dibersihkan dari pasaran. Jangan sampai peredarannya semakin meluas tidak hanya seputaran Merauke saja. Pihaknya juga berupaya memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat agar dapat mengecek produk yang dijual, apakah termasuk ilegal atau tidak.

Ia menjelaskan, batas tanggal kadaluarsa adalah waktu yang menunjukkan satu produk itu terjamin dan dikeluarkan oleh produsen yang mengeluarkan produk tersebut. Jadi kalau produk tersebut belum betul-betul pas waktunya di tanggal kadaluarsa maka masih bisa dikonsumsi. Namun jika sudah jatuh di tanggal kadaluarsa maka jelas tidak layak lagi dikonsumsi. “Kalau masih dalam kurun waktu 1 bulan atau 1 hari masih bisa dijual. Memang di sejumlah kabupaten ada Perda khusus yang mengatur mengingat cakupan pemasaran harus melalui wilayah distrik yang jauh sehingga Perda sudah menetapkan dalam batas waktu 3 bulan sebelum masa kadaluarsa, produk sudah tidak boleh dijual,”jelasnya.

Dibaca 147 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.