437 Siswa SMA Negeri 1 Manokwari Test Urine | Pasific Pos.com

| 15 December, 2019 |

437 Siswa SMA Negeri 1 Manokwari Test Urine

Papua Barat Penulis  Selasa, 16 Juli 2019 13:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Sebanyak 437 siswa kelas VII di SMA Negeri 1 Manokwari menjalani test urine yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua Barat, Senin (15/7) pagi.

Plt. Kepala SMA Negeri 1 Manokwari, Lucinda P. Mandobar, M.Pd, mengatakan, test urine merupakan program prioritas sekolah yang diperuntukan bagi siswa baru dan telah berlangsung selama 3 tahun secara berturut-turut.

“Itu sudah menjadi komitmen kami, karena SMA Negeri 1 Manokwari masuk katagori sekolah yang bebas dari bahaya dan jeratan narkotika. Kami juga sudah 2 kali menerima penghargaan secara berturut-turut,” kata Mandobar kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, kemarin.

Ia menuturkan, bukan hanya bagi siswa kelas VII, test urine juga diperuntukan bagi siswa kelas VIII dan kelas IX, namun sampai hari ini pihaknya belum menemukan siswa yang positif menggunakan narkoba.

Dikatakannya, jika ada siswa yang kedapatan positif menggunakan salah satu jenis narkotika, maka hukuman terberat bagi siswa yang bersangkutan adalah dikeluarkan dari sekolah dengan tanpa kompromi.

Mandobar mengungkapkan, SMA Negeri 1 Manokwari juga telah menandatangani MoU dengan BNNP Papua Barat, dengan maksud untuk melaksanakan test urine secara rutin dan terlibat aktif memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan jenis-jenisnya kepada para pelajar.

“Jadi memang kegiatan ini wajib dilaksanakan secara rutin dilingkungan sekolah, baik test urine ataupun kegiatan sosialisasi tentang pengetahuan dasar narkotika dan bahayanya bagi masa depan,” jelas dia.

Dirinya berharap, kegiatan itu mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan karakter generasi muda yang berwawasan tinggi guna membawa mereka untuk terbebas dari pengaruh narkoba dan lem aibon.

Sementara itu, Kasie Dayamas BNNP Papua Barat, Stanly N. Taghupia, SH, menuturkan, dalam melaksanakan test urine di SMA Negeri 1 Manokwari, BNNP Papua Barat menggunakan alat test bermerek Answer dengan kualitas terbaik dan diakui serta mendapat izin peredaran BPOM Papua Barat di Manokwari.

Ia menambahkan, dalam alat itu terdapat 6 indikator yang bisa mendeteksi secara akurat apakah seseorang secara postif menggunakan ganja, shabu, morfin, atau jenis obat-obatan lainya.

“Kalau memang ada yang positif menggunakan ganja maka kita ambil alih assessment, tetapi kalau positif menggunakan obat-obatan jenis lainya maka yang pertama kita cari adalah resep dokternya dari mana dan alasan apa dijual bebas,” kata Taghupia kepada Tabura Pos di SMA Negeri 1 Manokwari, kemarin.

Ia menambahkan, dalam rangka pencegahan peredaran gelap narkotika, BNNP Papua Barat tidak hanya menyasar sekolah-sekolah untuk melakukan test urine tetapi juga memberikan sosialisasi tentang pengetahuan narkoba dan bahayanya misalnya, dengan menjelaskan jenis-jenis narkotika, dampak kecanduan dari seorang pengguna aktif narkotika, aturan hukum yang melarang peredaran narkotika dan yang paling penting adalah dampak bagi masa depan anak itu sendiri.

Dicecar apakah BNNP Papua Barat pernah mendeteksi adanya penyalahgunaan narkotika dikalangan pelajar, Taghupia mengaku, sampai detik ini belum ada, namun pihaknya akan terus melakukan test urine dan sosialisasi untuk mengantisipasi masuknya narkotika dikalangan pelajar. [BOM-R4] 

Dibaca 127 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.