Anggaran Rp8 Miliar Belum Ideal Dalam Penanganan Bencana | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Kepala BPBD Kota Jayapura, Bernard J. Lamia saat diwawancara Kepala BPBD Kota Jayapura, Bernard J. Lamia saat diwawancara

Anggaran Rp8 Miliar Belum Ideal Dalam Penanganan Bencana

Kota Jayapura Penulis  Senin, 15 Juli 2019 20:06 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura di 2019 mendapat alokasi dana Rp8 miliar melalui DPA APBD pemerintah Kota Jayapura.

"Dengan anggaran Rp8 miliar saya rasa belum ideal. Padahal butuh dana besar untuk penanganan bencana," kata Kepala BPBD Kota Jayapura, Bernard J. Lamia di Kantor BPBD, Jalan Kamkey Tanah Hitam, Abepura, Senin (15/7/19).

Bernard mencontohkan, seperti penanganan banjir dan longsor bukan pada satu atau dia titik saja di Kota Jayapura, ancaman bencana itu bisa saja terjadi sehingga dinilainya harus membutuhkan dana besar dalam penanganannya.

"Kami punya APBD tidak akan mampu menanganinya. Selama ini kami berjuang ke pusat untuk mendapatkan dana karena anggaran kami terbatas," ujarnya.

Bernard menilai, politik anggaran justru tidak mendukung bencana di Tanah Air. Bahkan, diakuinya anggran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih kurang untuk meng-cober seluruh wilayah Indonesia.

"Diharapkan juga bahwa pemerintah daerah berpartisipasi karena keterbatasan dana kami lakukan apa yang harus kami lakukan demi pelayanan kepada masyarakat. Idealnya satu peren dari APBD daerah, jika terjadi bencana maka anggaran yang dipakai untuk penanganan, yaitu belanja tidak terduga," ungkapnya.

Meski demikian, BBPB Kota Jayapura memfokuskan sosialiasi dan simulasi karena selama ini belum maksimal karena keterbatasan dana. Sementara, pemerintah pusat memberikan bantuan anggaran kepada BPBD Kota Jayapura hanya untuk hal-hal yang sangat urgen.

"Roh dari BPBD sebenarnya ada di sosialisasi dan simulasi agar masyarakat menjadi tau dan mengerti bila terjadi bencana sehingga bila terjadi bencana masyarakat tidak kebingungan menyelamatkan diri," pungkasnya.

Dibaca 99 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.