Tiba di Manokwari, Lukas Barayap dan Kalpataru Diarak hingga ke Bakaro | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Tiba di Manokwari, Lukas Barayap dan Kalpataru Diarak hingga ke Bakaro

Papua Barat Penulis  Senin, 15 Juli 2019 03:10 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Lukas Barayap, sang penerima penghargaan Kalpataru, penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup, disambut Pemerintah Kabupaten Manokwari di Bandara Rendani, Manokwari, Sabtu (13/7) pagi. Tak hanya disambut, Barayap bersama Kalpataru juga diarak keliling Kota Manokwari diantar ke kampungnya di Kampung Bakaro.

Perarakan Barayap dan Kalpataru dimulai dari Bandara Rendani, Wosi, Sanggeng, melewati pusat perbelanjaan Hadi, Amban, kembali ke Jalan Merdeka, Pasir Putih, Arowi, dan berakhir di Bakaro.

Dari Pemkab Manokwari hadir Sekda Kabupaten Manokwari, Aljabar Makatita para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan ASN dengan pengawalan aparat kepolisian bersama Satpol PP Kabupaten Manokwari. Sayangnya, perarakan itu kurang mendapat perhatian dari masyarakat Kota Manokwari.

Hal itu diliat dari minimnya masyarakat yang menyaksikan perarakan. Masyarakat baru terlihat di Amban dan pasir Putih, Arowi, dan Bakaro. Itu pun tidak seberapa. Ketika menyambut Lukas Barayap, Sekda Kabupaten Manokwari, Aljabar Makatita, mengatakan Lukas Barayap sebagai salah satu penerima penghargaan tertinggi bidang lingkungan, sebagai pionir yang bisa menjaga lingkungan di Kabupaten Manokwari, khususnya di bidang kelautan. Barayap, kata Makatita, dalam kesehariannya memelihara dan menjaga kelestarian laut di Pantai Bakaro.

“Prestasi yang dicapai beliau bukan saja membanggakan pribadi beliau, tapi juga Provinsi Papua Barat khususnya Kabupaten Manokwari,” ujar Makatita.

Dia berharap, dengan prestasi yang diraih oleh Lukas Barayap pada tahun ini menjadi motivasi bagi generasi saat ini. Dengan demikian, pada tahun-tahun berikut akan muncul duta-duta lingkungan hidup dari Kabupaten Manokwari yang diharapkan bisa membawa harum nama Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat.

“Untuk itu, kami sangat berterima kasih kepada dinas lingkungan yang telah memberikan bimbingan, arahan kepada masyarakat di Kabupaten Manokwari, khususnya pembinaan kepada Lukas Barayap dalam memelihara lingkungan, khususnya di bidang kelautan. Sekali lagi kami atas nama Pemerintah Kabupaten Manokwari menyampaikan terma kasih kepada Lukas Barayap yang telah mengharumkan nama Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat di kancah nasional, di bidang lingkungan hidup. Semoga apa yang dicapai putra Papua ini dapat menjadi contoh bagi putra-putra Papua lainnya maupun non-Papua yang hidup dan besar di Kabupaten Manokwari,” tukasnya.

Di Bakaro, Kalpataru diserahkan Lukas Barayap kepada Asisten III Sekda Kabupaten Manokwari, Mersiyanah Djalimun untuk diserahkan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Manokwari, Dr. Yonadab Sraun. Sebelum penyerahan itu, Djalimun mengatakan Kalpataru merupakan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup yang diraih oleh Kabupaten Manokwari melalui Lukas Barayap. Kalpataru, kata dia, diperoleh melalui perjuangan panjang dan berat.

“Untuk itu, saya berpesan dan berharap, dengan adanya Kalpataru ini semakin mendorong kita semua untuk lebih menjaga lingkungan. Semoga apa yang diperoleh ini ke depan akan lebih baik lagi, dan menjadi semangat bagi yang lain untuk bisa meraih hal-hal yang terkait dengan lingkungan,” tegasnya.

Dia mengatakan, Bakaro sudah dikenal oleh masyarakat Manokwari. Namun, dengan adanya penghargaan itu Kampung bakaro diharapkan tidak hanya dikenal di Manokwari dan Papua, tapi juga Indonesia dan mungkin mancanegara.

“Setelah menerima penghargaan, biasanya tamu-tamu akan datang ke sini. Jadi bapak Lukas selalu siap dengan makanan ikan agar ikan-ikan bisa muncul dan menjadi salah ikon Kota Manokwari.

Diharapkan semua saling menjaga terutama menyangkut keamanan dan lingkungan di sini karena tamu-tamu setelah mendengar Manokwari meraih penghargaan ini pasti mereka penasaran dan akan datang ke sini untuk menyaksikan apa yang membuat Lukas Barayap ini bisa meraih penghargaan ini,” terangnya.

Sekali lagi, dia mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan di Kampung Bakaro. Selain itu, dia berpesan agar tamu-tamu yang berkunjung ke kampong itu dilayani dengan baik. “Layani dengan baik, sehingga apa yang menjadi tujuan dan harapan bisa laksanakan bersama-sama. Ke depan, harapan kami bukan hanya di sini tapi ada beberapa atau dalam kategori lain lagi Manokwari bisa mendapatkan penghargaan yang lebih dari sekarang. Terima kasih kepada Lukas Barayap yang selama ini telah merawat lingkungan di sini. Semoga apa yang bapak kerjakan mendapat berkah dan dilindungi oleh Tuhan agar bisa tetap melestarikan lingkungan yang ada dan kita semua selalu mendukung apa yang telah dilakukan Lukas Barayap ini, sehingga Manokwari tetap dikenang untuk objek wisatanya,” sebutnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala DLH Kabupaten Manokwari, Dr. Yonadab Sraun dan jajaran yang memfasilitasi dan mengantar Barayap ke Jakarta hingga kembali ke Manokwari dengan membawa Kalpataru. (BNB-R3) 

Dibaca 74 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.